• Berita Terkini

    Senin, 01 Juni 2015

    Ganti Rugi Lumpur Lapindo Jangan Berhenti Sebagai Janji

    Ganti Rugi Lumpur Lapindo Jangan Berhenti Sebagai JanjiSIDOARJO-Pemerintah telah menebar janji bakal melunasi sisa ganti rugi korban lumpur Lapindo sebelum lebaran. Itu artinya pencairan akan terjadi dalam rentang sebulan terakhir ini. Janji tersebut tentu begitu menggembirakan bagi korban lumpur. Karena itu, mereka pun berharap janji tersebut tidak berakhir sebagai janji.

                Harapan yang sangat wajar. Sebab, sudah berulangkali para korban lumpur mendapat janji pelunasan. Tapi, hingga sembilan tahun setelah tragedi luapan lumpur yang menenggelamkan enam desa di wilayah Porong dan Tanggulangin, Sidoarjo itu, pelunasan ganti rugi tidak kunjung tuntas.
                Itu sebab mereka sangat berharap janji kali ini tidak meleset lagi seperti sebelum-sebelumnya. "Tentu kami ingin ini menjadi kenyataan. Bagi kami kalau ganti rugi ini benar-benar cair sebelum lebaran, maka suasana lebaran akan terasa nikmat," ungkap Gunawan, salah satu korban lumpur asal Jatirejo, Porong.

             Jika ganti rugi itu cair, Gunawan menyebut kalau hidupnya akan terasa lebih ringan. "Dengan uang itu rumah bisa kami lunasi dan hutang kami juga bisa dikurangi," kata pria 53 tahun tersebut.

               Harapan agar pelunasan tersebut diwujudkan juga diapungkan Sugiono. Pria yang dulu tinggal di Jatirejo itu berharap pelunasan ganti rugi nanti bisa menjadi hadiah lebaran untuknya, keluarga besarnya, dan juga para korban lainnya. "Biar semua beban kami bisa lebih ringan, sehingga kami bisa menikmati lebaran lebih nyaman," ujarnya.

                Agar harapan itu teralisasi, DPRD Sidoarjo pun menegaskan bakal mengawal janji pemerintah. Mereka akan terus mengingatkan pemerintah untuk menepati janjinya tersebut. Untuk itu, Senin besok (1/6) DPRD Sidoarjo akan menggelar sidang paripurna pembentukan Pansus Lumpur Lapindo yang baru. (tin/fim)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top