BPJS

BPJS
  • Berita Terkini

    HONDA VARIO DUO

    Kamis, 09 Mei 2019

    MTs An Nawawi Rutin Gelar Pentas Seni

    ISTIMEWA
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)-MTs An Nawawi Kebumen merupakan sekolah yang rutin menggelar pentas seni. Ini dilaksanakan setiap tahun untuk meningkatkan kreativitas para siswa. Sekolah yang berada di Jalan Tentara Pelajar Nomor 60 Kebumen tersebut melaksanakan kegiatan aula sekolah, beberapa waktu lalu.

    Pagelaran dan pentas seni menjadi hajat besar yang dilaksanakan oleh MTs An Nawawi Kebumen. di tahun 2019 ini kegiatan mengusung tema “Peningkatan Kreativitas Generasi Islami di Era Milenial”.  Berbagai kegiatan yang dilaksanakan yakni menari, penampilan drama dan band sekolah.

    Sedangkan untuk kegiatan lomba meliputi kaligrafi, fashion show, solo vocal, baca puisi dan memasak. Acara pagelaran dan pentas seni MTs An Nawawi dilaksanakan selama empat jam. Kegiatan ditutup dengan penampilan menyanyi beberapa guru. Setelah itu dilaksanakan doa bersama yang dipimpin oleh Sesepuh MTs An Nawawi Sodirin SSy.

    Pagelaran dan pentas seni dibuka oleh Kepala MTs An Nawawi Afif Fauji ST. Pihaknya berpesan kepada seluruh siswa MTs An Nawawi untuk mengembangkan bakatnya masing-masing. Karena bisa jadi jalan sukses siswa itu melalui bakatnya. “Banyak jalan untuk menuju kesuksesan. Intinya terus berjuang dan belajar serta jangan mudah menyerah,” tuturnya, kemarin (7/5/2019)

    Dijelakskannya kreativitas menjadi hal yang sangat penting untuk dikembangkan. Meskipun kompetensi akademik juga jangan sampai ditinggalkan. Sudah banyak contoh bahwa kesuksesan seseorang tidak hanya melalui prestasi akademik semata. “Banyak orang yang sukses justru melalui pengembangan kreativitas,” katanya.

    Selain itu yang paling penting adalah karakter. Karakter menduduki peringkat pertama setelah ilmu. Jadi adap berada diatas ilmu. Seseorang yang mempunyai karakter baik akan lebuh mudah diterima bila dibandingkan dengan orang yang hanya mempunyai kepintaran akademik semata. “Karakter harus selalu menjadi pegangan,” ungkapnya.

    Karakter merupakan sebuah kebiasaan baik. Untuk membangun karakter diawali dari pengertian moralitas. Setelah itu dilaksanakan pembiasan-pembiasaan berbuat baik dari hal-hal sederhana. Misalnya membuang sampah pada tempatnya. Menolong sesama dan melaksanakan hal baik lainnya. “Hal itu akan menjadi kebiasaan yang kemudian menjadi karakter,” ucapnya. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top