BPJS

BPJS
  • Berita Terkini

    HONDA CRF

    Rabu, 30 Januari 2019

    Nagih Hutang, Seorang Perempuan di Kebumen Malah "Dikepruk" Bata

    fotosaefur/ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Entah mimpi apa perempuan warga  Somalangu Desa Sumberadi Kecamatan Kebumen berinisial Dahlia, ini. Niatnya menagih hutang, dia malah mendapatkan yang dipukulkan ke kepalanya. Akibatnya, Dahlia mengalami cedera lumayan parah pada bagian kepala dan harus dilarikan ke rumah sakit.

    Cerita soal nasib apes Dahlia ini terkuak pada Senin (28/1) siang lalu. Saat itu, ada seorang warga melihat Dahlia berlari panik sembari berteriak minta tolong di Jl Cincin Kota Desa Karangsari Kecamatan Kebumen.
    "Dia dari arah utara SMK Taman Karya Madya Kebumen berteriak minta tolong. Saya lihat kepalanya mengeluarkan darah sampai kebagian muka," kata Suparno, warga Kelurahan Selang Kecamatan Kebumen yang kebetulan tengah melintas di Jl Cincin Kota hendak menuju SMK Taman Karya.

    Melihat kejadian tersebut, Suparno lantas memberitahukan rekannya yang sehari-hari bertugas sebagai Satpam sekolah, Sugeng. Karena melihat lukanya cukup parah, mereka berinisiatif mengantarkan Dahlia ke rumah sakit Permata Medika Kebumen.

    Sugeng mengatakan, korban masih dalam kondisi sadar dan dapat berkomunikasi. Kepada dirinya, korban yang diketahui warga Dukuh Somalangu Desa Sumberadi Kecamatan Kebumen ini mengaku hendak menagih hutang kepada seorang pria yang juga rekannya.

    Namun entah mengapa bukan uang yang didapat. Malah kepala korban dihantam dengan batu bata. Kepada Sugeng, korban tidak menyebut siapa orang yang menganiayanya tersebut.  "Katanya sih berstatus duda umur 45 tahun," katanya ditemui Ekspres di depan RS Permata Medika Kebumen, Senin siang.
    Kepada Sugeng, korban mengaku bekerja di Gombong. Dia datang ke Karangsari tepatnya di sebelah utara SMK TKM, menggunakan ojek online (Ojol). Namun yang aneh, korban tidak membawa kartu identitas apapun kecuali kartu periksa RS Permata Medika Kebumen berwarna hijau.  "Dia tidak bawa KTP atau kartu identitias lain hanya kartu periksa RS Permata saja" ujar Sugeng.
    Selain itu usai korban mendapat perawatan dibagian kepalanya korban juga sempat diperiksa dengan rontgen. "Korban sempat dirontgen tapi kami tidak tahu hasilnya, kami hanya menolong saja kasihan kepalanya terluka," pungkas Sugeng.

    Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Kebumen AKP Hari Harjanto, dikonfirmasi terpisah menyatakan tidak ada laporan soal peristiwa yang dialami Dahlia. (saefur/cah)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top