HONDA BEAT

  • Berita Terkini

    Rabu, 12 September 2018

    Setelah Hotel dan Toko, PKPRI Kebumen Kini Rambah Usaha Restoran dan Pemancingan

    IMAM/EKSPRES
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)-Pusat Koperasi Pegawai Republik Indonesia (PKPRI) Kebumen, terus melaksanakan kreativitas pengembangan sektor ekonomi. Tak hanya hotel, toko dan  kapling tanah, kusaha KPRI merambah ke restoran dan pemancingan.

    Usaha pemancingan dibuat di Desa Adikarto Kecamatan Adimulyo. Dengan modal Rp 2,5 Miliar, PKPRI Kebumen memastikan dalam jangka waktu tiga tahun dapat mencapai Break Even Point (BEP).

    Launcing restoran dan pemancingan dilaksanakan dengan kegiatan lomba mancing Ikan Bawal, beberapa waktu lalu. Ini diikuti oleh 50 pemancing mania dari Kebumen, Cilacap, Purworejo dan Purwokerto. Ikan bawal terbesar yang digunakan sebagai maskot mencapai berat 7 kilogram.

    Dari pantauan Ekspres, para peserta tampak antusias mengikuti lomba tersebut. Berbagai racikan pakan, seperti kacang tanah rebus, tahu, telor puyuh dan nasi digunakan sebagai umpan oleh para peserta. Mereka berlomba-lomba dapat memikat ikan bawal terbesar yang digunakan sebagai maskot.

    Agar tidak terjadi pencemaran air kolam melarang peserta menggunakan pakan roti, tempe, yuyu (kepiting), bibis, keong, organ ayam atau sejenisnya serta umpan yang berbagu busuk. Oleh panitia kolam dengan ukuran panjang 50 meter x lebar 22 meter dan dalam 1,8 meter itu, diberi 4 ton ikan bawal.

    Juara 1 lomba akan mendapat hadiah uang Rp 5 juta dan juara 2 mendapat  Rp 3 juta. Sedangkan juara 3 mendapat Rp 1,5 juta, juara 4 Rp 700 ribu dan juara 5 Rp 400 ribu. “Selain lomba, pemancingan juga buka di setiap Selasa, Kamis dan Sabtu,” tutur Gunawan salah satu Penitia.

    Sementara itu Ketua PKPRI Kebumen Kadar SPd MPd, menyampaikan selama ini PKPRI telah memiliki usaha kavling, perhotelan dan toko ADA. Melihat perkembangan ekonomi yang semakin pesat, PKPRI harus banyak kreativitas dan inovasi. “Ini penting untuk terus dikembangkan,” jelasnya.

    Kadar menegaskan, saat ini masyarakat Kebumen banyak yang telah jenuh dengan rutinitas sehari-hari. Bisnis rumah makan biasa dan toko tampaknya sudah banyak. Masyarakat banyak yang membutuhkan hiburan dari pada sekedar makan atau belanja di luar. “Adanya usaha restoran dan pemancingan keluarga yang dibuat PKPRI, akan mempunyai daya tarik tersendiri,” ucapnya. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top