• Berita Terkini

    HONDA BEAT

    Minggu, 24 Juni 2018

    Mayat Pria Ayamputih Diduga Korban Tabrak Lari

    fotoahmadsaefurrohman/ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com) - Polisi masih mendalami penyebab kematian Warso (53), sopir bus yang ditemukan meninggal di Jalan Daendels, Desa Ayamputih Kecamatan Buluspesantren, Minggu pagi tadi (24/6/2018). Penyebab kematian korban sejauh ini karena tabrak lari.

    "Kami menduga korban meninggal karena tabrak lari. Karena jenasahnya berada di jalan. Namun demikian, ini masih pengembangan. Masih harus menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut," ujar Kapolres Kebumen AKBP Arief Bahtiar melalui Kapolsek Buluspesantren, AKP Surono, Minggu (24/6/2018).

    Saat ini, jenasah masih berada di RSUD Drs Soedirman Kebumen guna keperluan visum dan otopsi. AKP Surono mengatakan, tak ada benda mencurigakan di sekitar tubuh korban. Dia juga membantah adanya isu ditemukannya senjata tajam di dekat lokasi penemuan. "Persisnya penyebab kematian masih menunggu pemeriksaan tim medis," ujar AKP Surono.

    Warso (55), warga Desa Kejawar Kecamatan/Kabupaten Banyumas yang sehari-hari berprofesi sebagai sopir bus ditemukan tak bernyawa di Jalan Daendels, persisnya di RT 4 RW 4 Desa Ayamputih. Jenasahnya ditemukan warga, tak jauh dari warung milik Suradi warga setempat.

    Korban ditemukan dalam kondisi luka parah, terutama pada bagian kepala.

    Sebelumnya, korban diketahui meminta ijin untuk pulang ke rumahnya di Banyumas. Kepada pemiliki PO Bus Karya Sari tempat dia bekerja, korban meminta ijin pulang ke rumah untuk mencuci. "Katanya dia mau pulang ke rumah mau cuci tapi gak tahu cuci apa," kata Parmin (50)warga Desa Ayamputih Buluspesantren itu.(cah/sefur)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top