• Berita Terkini

    HONDA BEAT

    Kamis, 15 Maret 2018

    Pemkab Kebumen Alokasikan Rp 3,4 Miliar untuk Agribisnis Perikanan

    sudarno ahmad/ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Guna mendukung program pengembangan kawasan agribisnis perikanan pada tahun ini Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kebumen mengalokasikan anggaran hibah yang cukup besar kepada Pokdakan. Total pagu anggaran hibah tahun 2018 sebesar Rp 3,436 miliar.

    Kepala Dislutkan Kebumen La Ode Haslan, menjelaskan jumlah tersebut untuk pengadaan sarpras budidaya untuk Desa Tanggulangin Rp 394,6 juta, Desa Ungaran Rp 399,4 juta, Desa Jatimalang Rp 784 juta. Kemudian, Desa Sidoluhur Ambal Rp 477,7 juta, Desa Sinungrejo Rp 650,8 juta dan pengadaan sarpras untuk Desa Purwodadi Rp  729,9 juta.

    "Program tersebut ditekankan pada sejumlah desa di empat kecamatan yakni Kecamatan Ambal, Kuwarasan, Klirong dan Kutowinangun," kata La Ode Haslan, didampingi Sekretaris Dislutkan Masagus Herunoto, pada Sosialisasi Program Pengembangan Kawasan Agribisnis Perikanan di Aula kantornya, kemarin.

    La Ode Haslan mengatakan, sasaran program tersebut meliputi kelompok pembudidaya ikan (pokdakan) di Desa Sidoluhur dan Sinungrejo Kecamatan Ambal sebagai kampung sidat. Pokdakan di Desa Purwodadi, Kecamatan Kuwarasan sebagai kampung ikan, Podakan di Desa Jatimalang, Kecamatan Klirong sebagai kampung lele, dan Pokdakan di Desa Ungaran Kutowinangun sebagai kampung benih ikan.

    "Tujuan program ini secara umum untuk membangun kesadaran usaha di sektor budidaya perikanan yang berbasis kawasan sesuai potensi unggulan daerah," ujarnya.

    Lebih lanjut, La Ode Haslan menambahkan, kegiatan dalam program tersebut meliputi sosialisasi dan diklat teknis agribisnis perikanan hingga pengadaan sarpras budidaya perikanan hingga tenaga pendamping agribisnis.

    "Konsep kawasan merupakan pendekatan yang  paling sesuai dalam pembangunan ekonomi daerah mengingat pembangunan kawasan mempu meningkatkan kinerja ekonomi daerah dalam rangka membangun kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan sumberdaya secara bekelanjutan," terangnya.

    Dengan adanya pengembangan kawasan agribisnis perikanan diharapkan dapat terbangun keselarasan persepsi para pihak terkait dukungan terhadap program agribisnis. Kemudian terbentuk komitmen dari setiap stakeholder untuk bersama-sama mewujudkan kawasan agribisnis perikanan di Kebumen.

    Kepala Bidang Perikanan Budidaya Dislutkan Kebumen Budiono menambahkan, sosialisasi dan diklat agribisnis perikanan diikuti oleh para anggota Pokdakan di empat kecamatan yang menjadi sasaran program pengembangan agribisnis perikanan. Selama empat hari mereka akan mendapatkan materi kebijakan pemerintah daerah dalam pembangunan sektor perikanan budidaya, pendampingan dari Tim Pengawal Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) dari Kejaksaan Negeri Kebumen, Satpol PP, BAP3DA. Kemudian penguatan kelembagaan kelompok, teknis budidaya ikan hingga pengolahan dan pemasaran hasil perikanan.

    "Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan produksi perikanan budidaya melalui pembangunan perikanan berbasis potensi. Juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani pembudidaya ikan," tandasnya.(ori)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top