• Berita Terkini

    Tuesday, February 6, 2018

    Kelurahan Kembaran Gencarkan Gerakan Irigasi Bersih

    IMAM/EKSPRES
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)-Untuk mendukung kebersihan lingkungan dan mencegah terjadinya pencemaran air, Kelurahan Kembaran Kebumen melaksanakan kegiatan Gerakan Irigasi Bersih (GIB). Gerakan ini salah satunya dilakukan dengan memelihara ikan di saluran irigasi, Selasa (6/2/2018).

    Program GIB dilaksanakan dengan membuat sekat di selokan yang berada di kelurahan tersebut. Sekat dibuat menggunakan strimin (jaring), sehingga air tetap dapat mengalir.  Adanya program tersebut diharapkan dapat mengurangi atau bahkan mencegah masyarakat membuang kotoran di selokan.

    Lurah Kembaran Suparno menyampaikan, adanya GIB akan berdampak luas kepada perbaikan gizi dan lingkungan. Menjadi syarat hidup bagi ikan yakni kondisi air harus bersih dan terbebas dan pencemaran beracun. Untuk itu dengan memelihara ikan di saluran irigasi, dapat menjadi indikasi bahwa irigasi dalam kondisi aman. “Masyarakat nantinya tidak akan lagi meracuni selokan atau membuang sampah di selokan,” tuturnya.

    Dijelaskanya, untuk mengawali hal tersebut  dibuat sekat yang masing masing berukuran sekitar panjang 150-200 meter dengan lebah 60 centimeter. Adapun kedalaman air mencapai 30 centimeter. “Saat ini terdapat 1.500 benih ikan nila dan 2.000 benih lele,” paparnya.

    Selain untuk indikasi kebersihan air, hasil panen dari memelihara ikan juga dapat digunakann untuk keperluan konsumsi. Jika masih lebih tentunya ikan dapat dijual dan menjadi penghasilan tambahan untuk masyarakat. “Kalau dikonsumsi artinya menjadikan masyarakat gemar makan ikan (Gemari), jika dijual maka mendapatkan penghasilan yang berjung pada peningkatan kesejahtraan,” paparnya.

    Sementara itu Ketua Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Kebumen Wachidun Kusniyanto menyampaikan, mengawasi kondisi sungai dan saluran irigasi menjadi bagian dari tugas Pokmaswas. Adanya program GBI selaras dengan harapan dari Pokmaswas untuk menciptakan air sungai dan irigasi bersih dari pencemaran. “Dengan demikian lingkungan akan menjadi aman,” paparnya.

    Adanya GBI, juga akan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak menangkap ikan dengan cara berbahaya seperti menyetrum dan obat beracun. Pasalnya dengan menggunakan kedua alat tersebut dapat membunuh bibit ikan yang seharusnya menjadi generasi penerus. Jika hal itu dibiarkan bukan tidak mungkin akan banyak spesies  ikan yang punah. “Kami mendukung penuh program GIB, semoga ini dapat ditiru oleh daerah yang memang memungkinkan,” ucapnya. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top