• Berita Terkini

    Saturday, January 6, 2018

    Buluspesantren Jadi Wilayah Paling Terdampak Banjir di Awal 2018

    fotoahmadsaefurrohman/ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com) - Banjir melanda sejumlah desa di Kecamatan Buluspesantren menyusul hujan deras yang mengguyur tiga hari terakhir. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen, Eko Widianto, mengatakan, Kecamatan Buluspesantren menjadi wilayah yang paling terdampak banjir di awal tahun 2018 ini.

    "Total ada 4 kecamatan yang terdampak akibat hujan deras selama dua hari terakhir. Dari jumlah itu, Kecamatan Buluspesantren yang paling terdampak," kata Eko saat mendampingi Kapolres Kebumen AKBP Arief Bahtiar yang meninjau banjir di Kecamatan Buluspesantren, Sabtu sore (6/1/2018).

    Selain  Kapolres, turut meninjau banjir Wakil Ketua DPRD Kebumen, Miftahul Ulum. Di kesempatan itu, Kapolres menyerahkan bantuan kepada para korban banjir.

    Eko mengatakan, ada empat kecamatan yang terdampak banjir yakni Ayah, Buayan, Buluspesantren, Adimulyo.  Dari jumlah tersebut, Buluspesantren paling terdampak karena banjir melanda 5 desa.

    "Namun banjir di Buluspesantren terjadi sebagian-bagian," katanya.

    Adapun lima desa di Buluspesantren yang terdampak masing-masing Waluyo, Banjurpasar, Banjurmukadan, Setrojenar, dan Bocor. Ketinggian air sempat mencapai 1 meter dan memasuki rumah warga. Bahkan di Desa Waluyo, warga sempat terisolir. Selain itu, banjir juga menggenangi jalan dan membuat arus lalu lintas tersendat.

    "Tapi sejauh ini tidak ada warga yang mengungsi. Mereka masih bertahan di dalam rumah," katanya.

    Penyebab banjir di Kecamatan Buluspesantren, kata Eko, karena intensitas yang sangat tinggi dalam dua hari terakhir. Ditambah, lokasi berada di daerah cekungan atau lebih rendah dari wilayah sekitarnya.

    Mengenai penanganan, pihaknya akan segera menyalurkan kepada para korban. "Stok bantuan sangat cukup. Tinggal disalurkan," ungkapnya.

    Kapolres Kebumen, AKBP Arief Bahtiar mengatakan, para warga terdampak banjir menjadi prioritas penanganan. Pihaknya akan mengirimkan personel untuk bersama BPBD dan dinas intansi terkait lainnya mendirikan Posko Bencana.

    "Kami juga menghimbau agar warga masyarakat dapat sgera melapor bila terjadi bencana. Bisa kepada Kepala desa, Polsek atau langsung kepada kami (Polres Kebumen)," ujarnya. (saefur/cah)


    Berita Terbaru :


    Scroll to Top