• Berita Terkini

    Rabu, 25 Oktober 2017

    Wagub Jateng Sidak Pembangunan Jembatan Sejiwan Purworejo

    PURWOREJO- Wakil Gubernur Jawa Tengah, Heru Sudjatmoko, melakukan Sidak pembangunan Jembatan Sejiwan, di Desa Trirejo, Kecamatan Loano, kemarin. Jembatan sepanjang 125 meter dengan lebar 8 meter itu nantinya akan menjadi akses penghubung 14 Desa di 3 Kecamatan.

    Dalam sidak itu, Heru meminta proyek pembangunan jembatan bisa dipercepat. Pihaknya mengultimatum agar proses pembangunan tahap I jembatan tersebut sudah harus selesai pada akhir Desember 2017 mendatang sesuai dengan kontrak. Meski harus dikebut, pihaknya tetap meminta agar pembangunan harus dilaksanakan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.

    "Saya meminta pembangunan diselesaikan tepat waktu. Meski nantinya terkendala musim hujan, pembangunan harus sesuai standar minimal,” ucap Heru.

    Pihaknya berharap, pembangunan mampu berjalan lancar tepat waktu mengingat keberadaan jembatan tersebut sangat vital. Ia berpesan, pekerjaan pembangunan harus memperhatikan kualitas. Untuk turut melakukan pengawasan agar proses pembangunan bisa sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.

    Ia juga mengajak masyarakat untuk turut serta berperan aktif mengawasi jalannya proyek pembangunan Jembatan Sejiwan. "Meski penggarapan tahap awal penggarapanya baru 50 persen, tapi hasilnya harus diperhatikan, pembangunan harus berkualitas,” ungkapnya.

    Sementara itun Wakil Bupati Purworejo, Yuli Hastti SH yang turut serta dalam Sidak itu mengungkapkan, jembatan yang rencananya akan digarap dua tahap itu diharapkan mampu mempermudah akses lalu lintas masyarakat setempat.

    "Keberadaanya sangat vital bagi perekonomian warga setempat, dengan adanya jembatan sejiwan ini, masyarakat jadi lebih mudah menempuh jalur tempuh menuju kawasan kota,” katanya.

    Ditambahkan proyek senilai 10.511.890.000,00 digarap oleh PT Yudha Cakti ini dijadwalkan selesai pada 22 Desember 2017 mendatang. Hingga kini progres pembangunan tahap awal telah mencapai 66,04 persen. Pembangunan tahap kedua akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2018. "Hasil site meeting tanggal 9 Oktober 2017 guna percepatan antisipasi dimulai musim hujan, disepakati menambah alat agar pekerjaan pilar I juga dikerjakan bersamaan dengan pengecoran box culvert. Jadi kita perkirakan akan selesai tepat waktu,” ujarnya. (ndi)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top