• Berita Terkini

    Tuesday, August 22, 2017

    Lagi, Mortir Ditemukan di Sungai Progo Temanggung

    setyo wuwuh/temanggung ekspres
    TEMANGGUNG – Warga Dusun Kenalan Desa Kranggan, Kabupaten Temanggung dikejutkan dengan penemuan mortir di sungai Progo tepatnya di bawah jembatan rel kereta api Desa setempat. Temuan mortir ini sudah kesekian kalinya di sungai tersebut.

    Budi Marwoto (54) warga Dusun Kenalan Desa/Kecamatan Kranggan menuturkan, saat dirinya hendak mencari batu disungai tersebut, dirinya melihat benda lancit yang mirip dengan ujung mortir.

    Dari kecurigaanya ini,, kemudian dirinya melaporkan temuan tersebut ke perangkat desa setempat. Kemudian temuan ini langsung dilaporkan ke Mapolsek Kranggan.

    “Sore, saat itu sepulang dari narik angkot, terus mencari batu di sungai. Saat akan mengambil batu saya melihat ada benda yang ujungnya lancip, saya kira itu ujung dari mortir,” terangnya kemarin.

    Tidak hanya Budi Marwoto, warga lainnya Waliyadi (45) warga lainnya juga melihat langsung benda tersebut, saat itu benda yang mirip dengan ujung mortir terjepit diantara dua buah batu tepanya berada di bawah jembatan rel kereta api.

    “Saya takut, kemudian kami berdua langsung melaporkan kepada perangkat desa,” katanya.

    Menurutnya, temuan mortir ini bukan kali pertamanya dilokasi tersebut, sebelumnya sekitar satu tahun lalu warga juga menemukan adanya mortir. Lokasi penemuan juga tidak jauh dari lokasi temuan mortir saat ini.

    “Yang saya ingat sudah dua kali ini ditemukan mortir, tapi kemungkinan lebih dari dua kali,” katanya.

    Sementara itu Kapolres Temanggung AKBP Maesa Soegriwo mengatakan, mortir  yang ditemukan di sungai Progo tersebut  mempunyai ukuran panjang sekitar 24 sentimeter dan berdiameter delapan sentimeter dan diameter ujung sekitar empat sentimeter  tersebut diduga
    merupakan peninggalan zaman perang melawan penjajah, karena lokasi di Jembatan Kali Progo Kranggan tersebut di kala itu dijadikan kawasan peperangan.

    Hal itu juga katanya, dikuatkan dengan penemuan proyektil meriam yang juga pernah ditemukan sekitar lokasi tersebut sekitar satu tahun lalu.

    “Sekitar satu tahun lalu, warga sekitar sini juga menemukan proyektil meriam yang juga
    peninggalan zaman perang, mortir juga pernah ditemukan dilokasi yang sama,” terangnya.

    Ia menambahkan, temuan ini langsung dilaporkan ke Polda Jawa Tengah, tim Gegana dari Polda Jawa Tengah yang bertugas mengevakuasi dan langsung akan meledakan mortir yang di temukan di lokasi bersejarah di Temanggung ini.
    “Tim Gegana langsung datang dan mortir tua ini sudah langsung diledakan di Desa Guntur Kecamatan Temanggung pada Selasa (22/8),” tandasnya.(Set

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top