• Berita Terkini

    Friday, June 30, 2017

    Ribuan Wisatawan Mulai Tinggalkan Karimunjawa

    ZAINAL ABIDIN/RADAR KUDUS
    JEPARA – Libur Lebaran akan berakhir besok (2/7). Dari pengamatan Jawa Pos Radar Kudus, ribuan wisatawan mulai meninggalkan Karimunjawa kemarin. Untuk melayani para penumpang itu, PT Sakti Inti Makmur (SIM) dan PT ASDP Indonesia Ferry menambah trip menjadi enam perjalanan pulang-pergi Karimunjawa-Jepara. Masing-masing dua trip untuk KMP Siginjai, KMC Express Bahari 2C, KMC Express Bahari 1C.
     
    Dari Jepara ke Karimunjawa, ketiga kapal itu semuanya membawa penumpang. KMP Siginjai (pukul 06.30) membawa penumpang sebanyak 260 orang. KMC Expres Bahari 1C (pukul 07.00) 360 orang, dan KMC Expres Bahari 2C (pukul 07.30) 350 orang. Sementara wisatawan balik dari Karimunjawa ke Jepara pada siang dan sore harinya juga penuh.
    ”Jumlah wisatawan yang bertolak dari Karimunjawa ke Jepara juga tinggi. Tiga kapal yang berangkat dari Karimunjawa penuh semua,” jelas Kabid Perhubungan Laut pada Dishub Jepara Suroto kemarin.

    Ketiga kapal itu bertolak dari Karimunjawa ke Jepara mulai pukul pukul 16.00 untuk KMC Expres Baharai 2C; pukul 16.30 untuk KMC Express Bahari 1 C; dan pukul 17.00 untuk KMP Siginjai.

    Mulai kemarin, wisatawan sudah mulai pulang dari Karimunjawa. Kondisi seperti ini akan terjadi hingga besok (2/7). Wisatawan yang balik dari Karimunjawa merupakan wisatawan yang datang kemarin dan hari ini (1/7). Agar tidak terjadi penumpukan penumpang, Suroto mengaku telah koordinasi dengan Syahbandar dan pihak-pihak terkait untuk penambahan trip untuk tiga kapal yang dioperasikan PT SIM dan PT ASDP Indonesia Ferry.

    ”Kami tidak ingin ada penumpukan di Dermaga Jepara maupun di Dermaga Karimunjawa. Karena itu tiga kapal yang ada bisa segera dioperasikan untuk mengangkut penumpang. Semisal jadwal hari ini dua trip, tapi karena ada penumpukan penumpang maka kami akan koordinasi. Jika koordinasi diputuskan tambah trip, maka trip akan ditambah,” terangnya.

    Sementara arus balik warga Karimunjawa ke Jepara menurut Suroto hanya sekitar 30 persen dari total penumpang. Penumpang Karimunjawa bisa diketahui dari kartu tanda penduduk (KTP). ”Mulai kemarin (Kamis), arus balik sudah terlihat di Dermanga Karimunjawa. Rata-rata mereka (warga Karimunjawa) bekerja di Semarang, Jakarta, dan Jepara sendiri,” paparnya.

    Penambahan trip ini tak lepas dari cuaca di perairan Jepara yang sangat baik. Kecepatan angin sekitar 6-15 knot dan gelombang 0,2-0,5 meter.

    Suroto menambahkan, pasca Lebaran Senin (26/1) sampai Kamis (29/7) penumpang yang dari Jepara menuju Karimunjawa belasan ribu orang. Tetapi dari Karimunjawa ke Jepara jumlahnya sangat minim. Bahkan beberapa kali kapal cepat dan penumpang dari Karimunjawa ke Jepara ada yang tanpa penumpang.

    ”Saat itu kapal cepat kami suruh balik ke Jepara untuk mengambil penumpang yang sebelumnya tidak terangkut. Prinsip kami, jangan ada penumpukan penumpang,” tandasnya. (zen/lil)


    Berita Terbaru :


    Scroll to Top