• Berita Terkini

    Monday, June 12, 2017

    Jatuh dari Tribun, Suporter PPSM Tewas

    MAGELANG UTARA - Supporter PPSM Sakti Magelang, Septian Ardi Prasetyo meninggal dunia setelah jatuh dari atas tribun penonton sebelah selatan Stadion Moch Soebroto Kota Magelang, saat mendukung tim kesayangannya bertanding salam laga persahabatan, Minggu (11/6) malam.

    Kapolres Magelang Kota, AKBP Hari Purnomo melalui Kasubag Humas, AKP Esti Wardiani membenarkan kejadian itu. Korban asal Karangdalem, Danurejo Mertoyudan Kabupaten Magelang itu terjatuh lantai tribun paling atas langsung ke dasar lantai luar stadion sekitar pukul 21.30 WIB.

    "Dari keterangan saksi, saat itu korban memanggil salah satu temannya yang ada di luar stadion. Saat korban menoleh ke arah temannya dan membelakangi stadion, ada beberapa orang di sekitar korban sedang bersorak-sorak. Karena posisi korban tidak seimbang, maka korban terjatuh,” kata Esti.

    Ia menjelaskan, korban yang masih pelajar berusia 18 tahun itu mengalami luka sobek di dahi depan, luka pada tempurung kepala depan pecah, sobek betis kaki kanan, dan kondisi tidak sadarkan diri. Seketika itu juga korban dibawa ke RSI Kota Magelang dan meninggal dunia di rumah sakit.

    "Dari lima saksi yang kami mintai keterangan, kejadian ini murni kecelakaan. Kebetulan tribun paling atas sisi selatan ini tidak diberi batas atau pagar pengaman. Kami sendiri tidak melakukan investigasi terhadap kejadian ini," ujarnya.

    Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Kota Magelang, Chrisatrya Yonas Nusantrawan Bolla mengaku terkejut dengan kabar tersebut. Apalagi, selama ini, pihaknya selaku pengelola belum pernah memberi rekomendasi ke paitia pelaksana (Panpel) pertandingan dalam pemakaian tribun selatan.

    "Terus terang kami terkejut, karena tribun selatan tetap diisi penonton. Sebelumnya, kami tidak rekomendasikan tribun selatan itu digunakan, karena yang paling atas tidak ada pagar pengamannya. Jadi membahayakan bagi penonton,” jelasnya.

    Adanya kejadian itu, Yonas menuturkan akan melakukan antisipasi ke depannya. Pihaknya merencanakan pembuatan pagar pengaman di lantai tribun paling atas tersebut dengan anggaran yang akan diajukan di Anggaran Perubahan 2017 mendatang.

    "Kami akan usulkan pembuatan pagar pengaman itu di Anggaran Perubahan. Jumlahnya berapa masih kami hitung. Bentuknya barangkali seperti pagar pengaman antar-tribun. Intinya, kami antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang lagi ke depannya,” ungkapnya. (wid)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top