• Berita Terkini

    Friday, May 19, 2017

    Heboh Bayi Hilang secara Misterius di Kabupaten Banjarnegara

    darno/radarbanjarnegara
    BANJARNEGARA - Warga Desa Danaraja Kecamatan Purwanegara Kabupaten Banjarnegara dihebohkan dengan hilangnya bayi laki-laki berusia 20 hari.

    Bayi bernama Zeva Najwan Al Islami itu menghilang, Jumat (19/5) sekitar pukul 11.00 WIB. Penyebabnya masih misterius.


    Perangkat Desa Danaraja, Slamet Lahudin mengatakan berdasarkan penuturan sejumlah saksi bayi tersebut diduga dibawa ibunya yang bernama Merlin Sofi Rahayu. Zeva dibawa oleh orang yang diduga ibunya menuju ke arah jembatan di Dusun Pulasari Desa Danaraja. "Beberapa saksi melihat ada ibu yang membawa bayi yang diduga Zeva menuju ke Jembatan Pulasari. Jeda sekitar 10 menit, wanita tersebut kembali tapi sudah tidak membawa bayi.

    Ini indikasi ya. Belum pasti," tandasnya.
    Menurut dia, normalnya orang yang membawa bayi saat matahari sedang terik membawa payung. Namun pada saat itu wanita tersebut hanya menggunakan selimut untuk melindungi bayinya dari panas matahari.


    Kepala Desa Danaraja, Sutarko mengatakan biasanya orang tua Zeva tinggal di RT 3 RW 3 Kadus/Desa Danaraja. Namun sejak dua hari lalu tinggal di rumah Suhono atau mertua Merlin. Suhono adalah orang tua Sarwidi yang merupakan suami Merlin.
    Dikatakan, sesaat setelah Zeva menghilang, Suhono mendapati Merlin sedang menangis di kamar.


    "Saat itu Sujono baru pulang dari sawah, tahu-tahu ibunya Zeva menangis. Setelah ditanya katanya karena anaknya menghilang," ungkapnya.


    Peristiwa ini kemudian membuat Suhono woro-woro ke tetangganya. Versi lain yang berkembang, Zeva yang saat itu berada di kamar tiba-tiba menghilang saat Merlin sedang makan di rumah bagian belakang.
    Namun nenurut dia, saat itu banyak saksi di perempatan Kalimendong yang melihat seorang wanita yang membawa bayi. Wanita itu mengenakan kaos berwarna hijau, celana training pendek kombinasi merah dan ungu.

    Sedangkan selimut bayinya berwarna hijau.
    Setelah kabar hilangnya Zeva, perangkat desa mengecek ke rumah Suhono yang terletak di RT 4 RW 2 Desa Danaraja.
    Saat itu, pakaian yang diduga dikenakan Merlin saat membawa bayinya ke Pulasari ada di keranjang pakaian di kamar.


    Ada dugaan bayi tersebut dibuang ke irigasi. Dan saat kembali dari Jembatan Pulasari, wanita yang mirip Merlin langsung naik mikro ke arah timur. Kebetulan rumah Suhono berada di arah timur perempatan Kalimendong.


    Adanya informasi bayi dibuang membuat warga berbondong-bondong datang ke Jembatan Pulasari.

    Hingga alam hari, mereka berkerumun menonton petugas yang tengah berupaya mencari Zeva yang menghilang.
    Untuk memastikan apakah bayi tersebut diculik atau dibuang oleh ibunya, baik Merlin maupun Sarwidi dibawa ke Mapolsek Purwanegara untuk diinterogasi. Proses introgasi berlangsung hingga tengah malam.



    Kapolsek Purwanegara, AKP Nur Muhammad Salim mengatakan saat diinterogasi,  Merlin mengaku bayinya diserahkan ke orang. Pertemuan dengan orang yang identitasnya belum jelas ini dilakukan melalui facebook. Sayangnya pesan di media sosial tersebut sudah dihapus.

    Namun dia tidak langsung percaya. Sebab serah terima bayinya dilakukan di sekitar saluran irigasi. Dikatakan meskipun tidak mengakui membuang bayinya, namun ibu bayi itu mengakui pergi ke Pulasari. Dia menambahkan kasus ini masih dalam proses lidik. Sehingga dia belum bisa menyampaikan kepastian penyebab hilangnya bayi malang tersebut.(drn)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top