• Berita Terkini

    Thursday, November 10, 2016

    Tinggal di Gubuk, Nenek Pemulung di Puring ini Butuh Bantuan

    ISTIMEWA
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Tingginya masyarkat di Kebumen yang hidup di bawah garis kemiskinan memang benar adanya. Sejumlah orang lantaran faktor kemiskinan, terpaksa tak bisa tinggal di rumah yang layak. Seperti yang dialami Sisar (60), warga  RT  01 RW 06  Desa Sitiadi Kecamatan Puring ini.

    Salah satu warga kemudian mengunggah apa yang dialami Sisar ke jejaring media sosial facebook. Tak butuh waktu lama, simpati mengalir bagi Sisar.Salah satunya dari Baitul Maal Hidayatulla (BMH) Jawa Tengah Cabang Kebumen yang mengirimkan bantuan. Bantuan diberikan tim Peduli BMH Kebumen Rabu (9/11/2016).

    Sesampai di lokasi, ternyata penghuni rumah tak berada di tempat. Lalu, tim menemui  Suradi selaku Kepala RT 01. Suradi membenarkan bahwa Sisar merupakan salah satu warganya tergolong kurang mampu secara ekonomi. "Sehari-hari, dia bekerja sebagai memulung,  tempat tinggal yang kurang layak ditambah kondisi kesehatan yang sering menurun," kata Suradi.

    Lebih lanjut Suradi menjelaskan, selama ini beberapa masyarakat yang peduli dan memberikan bantuan secara langsung berupa kebutuhan sehari-hari.  Bahkan ada beberapa instansi atau lembaga yang meninjau rumah mbah Sisar untuk diperbaiki. Namun sampai saat ini belum ada realisasi nyata dari lembaga tersebut.


    Menanggapi realita tersebut, BMH sebagai lembaga pengelola dana masyarakat baik Zakat, Infaq, sedekah maupun dana social lainnya bermaksud mewujudkan rumah layak huni untuk mbah Sisar. Untuk itu, BMH mengajak kepada masyarakat untuk bersama-sama peduli hal tersebut. Adapun bagi yang berminat membantu dapat menghubungi kantor BMH atau menghubungi nomor berikut BMH Kebumen 081318882449 atau Suripto 085726287443 atau Suradi 085799166136 (Ketua RT). Bisa juga melalui transfer langsung ke Rek donasi Atas nama Baitul Maal Hidayatullah BRI 003201000529308, BNI 0237990860 dan Muamalat 0173851067. Adapun dana yang dibutuhkan untuk merehab diperkirakan Rp 15juta.(cah)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top