• Berita Terkini

    Thursday, September 7, 2017

    Satu Petugas Damkar Naik Meja Operasi

    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Dua petugas pemadam yang mengalami luka saat berupaya memadamkan api yang membakar Pasar Wonokriyo Gombong. Satu petugas diantaranya, terpaksa menjalani operasi karena mengalami luka dan luka bakar dari punggung hingga paha.

    istimewa
    Dua petugas tersebut, Heri Widodo dan  Suyono mengalami luka bakar dan luka. Mereka dirawat di RS PKU Muhammadiyah Gombong. "Untuk Heri Widodo sudah diperbolehkan pulang, sementara Suyono harus menjalani operasi," kata Kasie Penanggulangan Kebakaran Arif Rahmadi SSos, Kamis sore (7/9/2017).

    Arif Rahmadi mengatakan, apa yang terjadi pada dua anggotanya tersebut memang resiko pekerjaan. Tak jarang, mereka lupa memikirkan keselamatan begitu melihat ada musibah kebakaran. Nyawa pun seringkali menjadi taruhan. Sayangnya, hingga saat ini, kesejahteraan para petugas yang merupakan Tenaga Harian Lepas (THL) itu, belum sebanding dengan resiko pekerjaan.

    Oleh karena itu, Arif meminta ada perhatian pemerintah terhadap para pasukan berani mati tersebut. "Gaji THL ini Rp 900 ribu perbulan. Mereka juga belum ikut BPJS. Jadi bisa dibayangkan resiko yang harus mereka pertaruhkan saat melaksanakan tugas," ujar Arif.

    Kebakaran hebat meluluhlantakkan satu blok Pasar Wonokriyo, Gombong, Kamis dini hari WIB (7/9/2017). Tidak ada korban jiwa dalam insiden yang terjadi sekitar pukul 03.00 WIB tersebut.

    fotosaefur/ekspres
    Hingga saat ini, petugas Badan Penanggulangan bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen masih menginventaris jumlah kerugian. Sementara, Bupati Kebumen, Mohammad Yahya Fuad menaksir kerugian tak kurang dari Rp 10 miliar. Kebakaran meluluhlantakkan tiga  tiga blok, yakni Blok J, K dan Blok L yang terdiri dari los sayuran, konveksi, sepatu dan sandal. Luas area kebakaran itu 4000 meterpersegi. (sefur/cah/mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top