• Berita Terkini

    Rabu, 26 Oktober 2022

    Lapuk dan Dihantam Hujan, Atap Sekolah MTs Padureso Ambrol


    KEBUMEN(kebumenekspres.com)- Tingginya intensitas hujan di Kebumen dalam beberapa hari terakhir memicu bencana di sejumlah wilayah. Banjir dan longsor tak hanya menyebabkan pemukiman penduduk rusak.


    Bahkan, atap bangunan MTs Padureso dilaporkan ambruk menyusul hujan deras pada 24 Oktober 2022 lalu. Beruntung tak ada korban dalam peristiwa ini. Hanya, hingga saat ini proses belajar mengajar para siswa masih terganggu


    Kasatpol PP Kebumen Udi Cahyono melalui Kabid Gakda dan Perkada Danang Dwi Hartanto menyampaikan pihaknya, termasuk Tim Damkar telah dikerahkan untuk mengevakuasi atap bangunan MTs Padureso Kebumen.  Ini perlu dilakukan agar secepatnya proses belajar mengajar dapat digelar kembali. "Dari keterangan pihak sekolah, atap tersebut memang sudah lapuk karena sudah 10 tahun belum dipugar, sehingga tidak kuat ketika diguyur hujan deras," ujarnya kemarin



    Tak hanya atap sekolah, hujan deras juga membuat sejumlah bangunan rusak dan pohon tumbang. Satpol PP juga mengevakuasi  pohon tumbang yang menutup jalan, di depan Secata Gombong.  Tim Damkar Gombong menerjunkan alat pemotong, untuk mengevakuasi pohon tumbang dengan dibantu oleh Dinas Lingkungan Hidup dan juga relawan. 

    Evakuasi berlangsung selama hampir 1 jam yang dimulai dari pukul 14.45 hingga 15.33 WIB. Hingga pada akhirnya, jalan di depan Secata tersebut bisa kembali dilewati. 

    “Dari kejadian hujan deras satu pohon tumbang di depan Secata Gombong dan Alhamdulillah berhasil dievakuasi, dan lalu lintas kembali berjalan normal,” ungkapnya.

    Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa  hati-hati dan waspada. Jika ada pohon besar yang berada di kawasan pemukiman penduduk, harap dipastikan pohon tersebut masih kuat. (mam)



    Berita Terbaru :


    Scroll to Top