BPJS

BPJS
  • Berita Terkini

    HONDA VARIO DUO

    Senin, 01 April 2019

    Warga Desa Kebadongan Gelar Pilihan Langsung Anggota BPD

    fotosaefur/ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Sekilas mirip pemilihan umum (Pemilu). Selain ada bilik suara pemilih juga ada 4 warna surat  suara. Bahkan, pembagian nomor urut pencoblos. Lalu, satu persatu warga memberikan pilihan sesuai hati nuraninya.Pemandangan tersebut terlihat saat pemilihan langsung anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Kebadongan Kecamatan Klirong, yang digelar Jumat (29/3/2019).

    Pemilihan anggota BPD dengan sistem coblosan itu dihadiri olah ratusan peserta dari perwakilan yakni perangkat desa, RT, RW, kepala dukuh, dan tokoh masyarakat Desa Kebadongan. Mereka pun berbondong-bondong hadir di aula kantor desa setempat, tempat kegiatan dilakukan.

    Ketua Panitia Pengisian Anggota BPD Desa Kebadongan, Akhmad Nurkholis, SHI MH mengatakan ada 11 kandidat terdiri dari 7 laki - laki dan 4 perempuan dalam pilihan kemarin. "Sebenarnya ada 14 peserta namun 3 tidak memenuhi syarat. Khusus untuk wilayah Dusun Gajah Gunung karena hanya ada satu calon anggota BPD yang memenuhi syarat administrasi, maka yang bersangkutan langsung ditetapkan di dalam musyawarah, sementara untuk peserta yang lain tetap dilakukan pemilihan," imbuhnya.

    Proses pemilihan pun dibuat semirip mungking dengan Pemilu. Panitia menyediakan 4 warna surat suara yakni warna merah, kuning, hijau dan biru. Untuk keterwakilan, warna merah mewakili RW 1, warna kuning Rw 2, Hijau RW 3 dan warna biru untuk keterwakilan pemilih perempuan. Selain itu,  para kandidat diambil dari 5 pedukuhan sehinga mewakili daerahnya masing-masing.
    Dari proses pemilihan itu, diambil 5 calon yang memeroleh suara terbanyak yang kemudian menjabat Ketua, Sekretaris, bendahara dan seksi - seksi.  Adapun kandidat terpilih yakni, H Basuki 49 Suara, Sarbini 47 Suara, Siti Romelah  42 Suara, Suharyani 18 Suara, dan keterwakilan perempuan Rani Asih Lestari Ningrum.
    "Kegiatan ini dilakukan mirip pertama kali yang didesain seperti pemilihan umum. Harapannya, terwujud demokrasi pemilihan anggota BPD, sehingga siapapun calon harus mempunyai prinsip siap kalah dan siap menang. Adanya empat calon perempuan dalam Pilihan ini sekaligus mewujudkan keterwakilan perempuan dalam demokrasi," kata Nurkholis.

    Hadi Mahrur (36), salah satu kandidat dari RT 2 RW 2 Dukuh Kemantenan, mengatakan pemilihan langsung anggota BPD di desanya baru pertama kali ini. Ia mengaku dengan konsep seperti pemilu serempak ini lebih baik sekaligus sebagai contoh pemilihan umum 17 April 2019 mendatang. 

    "Ini baru dan menurut saya lebih adil. Tidak ada wuwuran dan semuanya senang. Soal menang atau tidak bukan utama namun pesta demokrasi ditingkat desa menjadi peran penting sebagai contoh warga lain," katanya.

    Sementara itu, Kepala Desa Kebadongan, Marjuni dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada panitia yang telah menjalankan kegiatan pengisian BPD sesuai tahapan-tahapan yang ada pada Perbup dan Perda terkait tata cara pengisian BPD.

    Selain itu, Marjuni mengungkapkan dari lima anggota BPD terpilih untuk bisa bekerja sama sesuai dengan tupoksi BPD dan berharap kepada BPD terpilih untuk bisa memajukan desa Kebadongan. 
    "Setelah dipilih, mereka bisa bekerja secara maksimal dan berintegritas," katanya.

    Lebih lanjut Akhmad Nurkholis  berharap dengan pemilihan anggota BPD ini nantinya dapat terjalin hubungan yang baik antara Pemerintah Desa dan BPD sehingga dapat mewujudkan masyarakat desa Kebadongan yang makmur, " ungkapnya (fur)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top