• Berita Terkini

    HONDA BEAT

    Sabtu, 16 Februari 2019

    Naik Becak, Jurnalis Arif Widodo Ndaftar Wabup Kebumen

    KEBUMEN (kebumenekspres.com) - Jurnalis Arif Widodo resmi mendaftar sebagai bakal calon Wakil Bupati Kebumen. Pewarta Harian pagi Suara Merdeka itu mendaftar lewat Partai Demokrat, Sabtu siang (16/2/2019).

    Arif datang ke kantor DPC Demokrat Kebumen bersama sejumlah awak media sekitar pukul 12.00 WIB. Dia dinaikkan ke atas becak yang dikayuh rekan sesama wartawan. Sesampai di halaman depan Kantor DPC Demokrat Jl A Yani 65, Arif disambut langsung Ketua DPC Demokrat Kebumen, Joko Budi Sulistyanto.

    Kepada Joko, Arif menyampaikan niatnya untuk mendaftar sebagai wakil Bupati. Joko lantas menyodorkan formulir pendaftaran yang harus diisi Arif. Proses ini berjalan cukup cepat dan lancar.

    Arif yang mengenakan kemeja berwarna biru itu lantas dikerubut awak media untuk dimintai komentar. "Saya hari ini mendaftar. Selanjutnya saya akan mengikuti mekanisme yang ada," ujar Arif.


    Sementara itu, Joko Budi Sulistaynto mengatakan, Arif menjadi orang yang pertama mendaftar dalam penjaringan bakal calon wakil bupati Pengganti Antar Waktu Partai Demokrat yang digelar sejak Senin (11/2/2019) kemarin.

    Joko Budi mengaku mengapresiasi langkah Arif Widodo yang mendaftar. Dia masih menunggu tokoh-tokoh lain untuk mendaftar. Karena, waktu pendaftaran masih terbuka hingga Minggu besok (17/2/2019) pukul 16.00 WIB.

    "Kami menunggu tokoh-tokoh lain untuk mendaftar. Khususnya kepada aktifis silakan mendaftar dan bergabung jadi tidak hanya mengkritik dari luar. Kalau tidak mau bergabung atau masuk sistem politik, jangan salahkan kami kalau kritik jenengan kami mentahkan," ujar Joko.

    Penjaringan secara terbuka bakal calon wakil bupati ujar Joko, merupakan upaya Partai Demokrat melaksanakan mekanisme yang ada. Harapannya, publik atau masyarakat mengetahui proses tersebut. Ini juga sebagai bentuk tanggung jawab partai politik memberikan pendidikan politik bagi masyarakat. "Penjaringan terbuka ini pun sudah kami konsultasikan dengan DPD dan DPP (Partai Demokrat). Jadi bukan karena keinginan DPC atau karena alasan lain," tegas Joko.

    Kembali ke soal Arif, Joko mengatakan, masih harus menjalani sejumlah tahapan lain yakni Fit and Proper Test dan tahapan lainnya. "Besok Senin kami laporkan ke DPD dan DPP untuk ditindaklanjuti," ujar Joko. (cah)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top