• Berita Terkini

    Friday, March 30, 2018

    Mendekati UNBK, 25 Komputer di Grobogan Dicuri

    SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS 
    GROBOGAN – Rencana SMPN 2 Tanggungharjo mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) kali pertama bisa buyar. Sebab, puluhan komputer di ruang laboratorium dicuri Rabu malam (28/3/2018).

    Komputer yang dicuri mencapai 25 unit. Tidak hanya di ruang laboratorium, pencuri juga menggasak beberapa laptop di ruangan guru. Akibatnya aktivitas belajar mengajar  di SMP di Desa Kapung, Kecamatan Tanggungharjo terganggu.

    Suroso, warga Desa Kapung menduga, pencurian komputer di SMPN 2 Tanggungharjo dilakukan malam hari. Pencuri melalui jalan desa dekat perkampungan warga di ruang laboratorium. ”Kejadian Rabu malam. Komputer yang dicuri di ruang laborat dekat jalan desa,” kata Suroso kepada Jawa Pos Radar Kudus, kemarin.

    Berdasarkan pantauan, lokasi ruang laboratorium komputer di pinggir jalan. Gedung berwarna hijau ini terdiri dua kelas tersebut. Gedung itu belum ada pagar pengamannya. Pagar pengamanan hanya di depan sekolah. Sedangkan, kanan dan kiri sekolah tidak ada pagar. Meskipun ada pagar hanya sedikit. Itupun rusak.

    Pencurian tersebut diketahui penjaga sekolah Soleh saat pengecekan ruangan Kamis (29/3) pagi hari. Dia kaget ruang laboratorium komputer terbuka. Ketika dicek semua komputer hilang. Kasus itu dilaporkan ke Kepala SMP N 2 Tanggungharjo Karnadi. Kemudian diteruskan ke Polsek Tanggungharjo.

    Sementara itu, Kasatreskrim Polres Grobogan AKP Marnyoto mengatakan, kasus pencurian tersebut sudah ditangani. Petugas telah meminta keterangan saksi dari penjaga sekolah, warga sekitar, dan sekolah. ”Sekarang masih penyelidikan dan pengembangan. Semoga bisa langsung terungkap,” ujar dia.

    Kepala Dinas Pendidikan Grobogan Amin Hidayat mengatakan, kasus pencurian itu sudah ditangani oleh tim. Sekolah di Jalan Gubug-Kedungjati bisa mengikuti UNBK. ”Tim sudah terjun ke lapangan untuk lakukan inventarisasi. Sekolah ini tidak mempunyai pagar keliling. Saya meminta agar segera dibuatkan pagar keliling dan pemasangan kamera CCTV agar lebih aman,” ujarnya.

    Adanya kasus pencurian itu, Wakil Ketua DPRD Grobogan HM Nurwibowo meminta Dinas Pendidikan segera menangani persoalan penyediaan komputer. Sebab, tahun ini sudah gunakan UNBK.

    ”Jangan sampai siswa tidak bisa mengikuti UNBK karena komputernya hilang. Sekolah bisa gabung ke sekolah lain atau pinjam komputer,” pesan ketua DPC PKB Grobogan. (mun/ris)


    Berita Terbaru :


    Scroll to Top