• Berita Terkini

    Tuesday, April 25, 2017

    Seorang Pelajar SMK di Kebumen Tewas Kesetrum

    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Dimas Rivaldo Ashar Putra (18), siswa kelas XI SMK Negeri 2 Kebumen meninggal dunia usai tersetrum listrik usai membuat green house di halaman belakang ruang lab komputer sekolahnya, Selasa (25/4/2017) pukul 19.30 WIB tadi malam.

    Diduga warga Desa/Kecamatan Kutowinangun ini tersetrum kabel sambungan lampu TL yang tidak isolasinya.


    Korban sempat dibawa ke RS Permata Medika, namun nyawanya tetap tidak tertolong.

    Informasi yang dihimpun Ekspres menyebutkan, kejadian bermula saat korban bersama sejumlah rekannya tengah membuat green house (rumah penghijauan) menggunakan baja ringan di taman belakang ruang lab komputer SMKN 2 Kebumen. Setelah selesai, mereka pun beres-beres peralatan. Saat itu korban kembali masuk ke dalam green house untuk mengambil sesuatu. Mendadak korban menjerit minta tolong karena tersengat aliran listrik pada salah satu tiang anak green house tersebut.

    Melihat kejadian itu, rekan korban berusaha menolong dengan cara menendang tubuh korban agar terlepas dari tiang. Namun upaya itu tidak berhasil. Korban baru bisa terlepas dari tiang setelah rekan lainnya mencabut colokan listrik yang digunakan untuk aliran listrik lampu TL guna menerangi pembuatan green house.

    "Setelah aliran listrik dicabut, korban langsung terlepas dari tiang. Selanjutnya dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan," beber Kapolres Kebumen AKBP Titi Hastuti SSos melalui keterangan yang disampaikan Kasubag Humas AKP Willy Budiyanto SH MH kepada Ekspres, tadi malam.

    Willy menuturkan, upaya pertolongan sempat dilakukan namun upaya itu tidak berhasil. Korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

    Ditambahkannya, polisi yang mendapat laporan sekitar dua jam setelah kejadian langsung melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Nampak Kapolsek Kota Iptu Mardi SH memimpin anak buahnya dan tim dari Inafis Satreskrim Polres Kebumen. Hasilnya, ditemukan ada sambungan kabel yang tidak ada isolasinya pada salah satu anak tiang green house. Sambungan kabel itu digunakan untuk memasang lampu TL sebagai lampu penerangan. Di lokasi yang sama, polisi juga menemukan tiang yang sudah menghitam dan bekas percikan api.

    "Kuat dugaan korban tersetrum kabel yang tak ada isolasinya ini," kata Willy sembari menegaskan jika tidak ditemukan tanda mencurigakan seperti bekas penganiayaan pada tubuh korban.

    Selain melakukan olah TKP, ucap Willy, polisi sudah memeriksa sejumlah saksi terkait kasus ini. Polisi juga sudah menyerahkan jenazah korban kepada pihak keluarga.

    "Agar kejadian serupa tak terulang, kami menghimbau masyarakat agar berhati-hati dan waspada saat menggunakan alat listrik. Pastikan alat listrik yang digunakan dalam kondisi aman dan tidak membahayakan," tegasnya. (has)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top