• Berita Terkini

    Tuesday, June 28, 2016

    Anak-anak Dilatih Menjadi Amil Zakat

    IMAM/EKSPRES
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Sebanyak 20 siswa-siswi  Kelompok Bermain  (KB) Amrih Utomo, Selasa (28/6/2016) dilatih menjadi Amil (Panitia pembagian zakat). Ini untuk lebih mengenalkan tentang zakat kepada anak-anak sejak usia dini.

    Setiap orang Islam (Muslim) wajib hukumnya untuk menunaikan zakat. Pasalnya zakat merupakan bagian dari rukun Islam.  Zakat menduduki urutan ketiga dalam rukun Islam, dimana sebelumnya adalah Syahadat dan Sholat. Setelah zakat rukun Islam selanjutnya berupa Puasa dan menunaikan ibadah Haji bagi yang mampu.

    Dengan mengenalkan zakat sejak usia dini diharapkan kelak setelah dewasa anak-anak akan  rajin dalam menunaikan zakat, baik itu zakat mal maupun zakat fitrah. Selain itu apabila mereka menjadi amil, diharapkan akan amanah dalam menjalankan tugasnya.

    Ketua Yayasan Amrih Utomo Muhibah mengatakan, KB Amrih Utomo mendapatkan amanat untuk membagikan zakat dari beberapa sekolahan yakni, SMP Negeri 1 Kebumen, SD Muhammadiyah Unggulan, MTs Negeri 1 serta MTs Negeri 2 Kebumen. “Jumlah keseluruhan yang kami terima adalah 35 paket,” tuturnya.

    Karena zakat merupakan sebuah amanah yang harus diberikan kepada yang berhak lanjut Muhibah,  maka Yayasan Amrih Utomo pun menggundang 35 orang yang masuk dalam golongan ketegori berhak menerima zakat (Mustahiq). Teknis penyerahan zakatnya dilaksanakan oleh siswa-siswi KB Amrih Utomo. “Dengan demikian maka anak-anak akan paham, jika zakat memang seharusnya dibagi-bagikan kepada yang berhak, dan bukan untuk diri sendiri,” tegasnya.

    Pembina Yayasan Amrih Utomo Drs Makhrus mengatakan,  KB Amrih Utomo  yang beralamat di Jalan Kejayan KM 3 RT 2 RW 4 Desa Murtirejo Kecamatan Kebumen telah berdiri sejak empat tahun lalu. Berkat dukungan dari masyarakat KB Amrih Utomo terus berkembang dan berinovasi dalam memberikan pelayanan yang dibutuhkan. Kini KB Amrih Utomo telah menjadi sebuah Yayasan. “Kita akan terus meningkatkan pelayanan,” paparnya.

    Yayasan KB Amrih Utomo lanjutnya, telah mempunyai lembaga pendidika KB dan Tempat Pendidikan Anak (TPA). Bahkan pada tahun ajaran 2016/2017 ini,  akan membuka Pendidikan Taman Kanak-kanak (TK). Ini mengingat banyaknya permintaan dari masyarakat sekitar. “Kami juga membuka les untuk anak usia 7-9 tahun,” ucapnya. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top