• Berita Terkini

    Wednesday, April 6, 2016

    Korban Banjir Banyumas Minta Normalisasi dan Pembuatan Tanggul

    agus/radmsa
    BANYUMAS - Meluapnya dua sungai yang mengalir didekat pemukiman warga Grumbul Karangduwur Desa Cidora Kecamatan Lumbir Kabupaten Banyumas hingga menyebabkan puluhan rumah terendam merupakan kejadian pertama kalinya. Warga berharap ada penanganan dari Pemerintah seperti normalisasi karena dikhawatirkan jika hujan turun lebih dari dua jam akan kembali lagi banjir.

         Salah satu warga Simin mengatakan, kejadian yang menurutnya baru pertama kali seumur hidupnya mengalami banjir sampai 1.5 meter sudah membuat warga trauma. Pasalnya, kejadian sebelumnya luapan air sungai Manggis dan Bedagung hanya menggenangi wilayah hanya sampai 20 sentimeter.

       "Kami trauma dengan kejadian banjir yang sangat besar. Untuk itu, kami berharap pemerintah menangani usai kejadian banjir seperti pembangunan tanggul atau normalisasi. Dan jika tidak ditangani kami takut ada banjir susulan,"jelasnya, , Rabu (6/4).

       Selain itu, ia juga berharap tempat pemeriksaan kesehatan tetap berjalan karena saat ini masih ada warga yang mengalami sakit gatal dan flu. Walaupun usai kejadian banyak korban banjir yang mendatangi posko kesehatan untuk memeriksakan diri.

       "Posko kesehatan diharapkan tetap ada dilokasi supaya kesehatan warga terpantau. Keluhan kesehatan banyak dialami oleh warga terutama anak-anak. Disamping harapan warga terkait bantuan yang sudah ditampung di posko bantuan bisa menyeluruh,"harapnya.

       Salah satu petugas Puskesmas Lumbir Sakirun menjelaskan, petugas medis Puskesmas Lumbir tetap siaga di Posko Kesehatan sejak pasca banjir untuk memberikan penanganan medis korban banjir. Untuk waktu penanganan di lokasi, ia mengatakan, akan menyesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.

         "Untuk jangka waktu sampai empat hari ke depan tetapi bisa juga diperpanjang jika dibutuhkan. Selain itu, bidan desa juga sudah turun ke lokasi dan melaporkan perkembangan kesehatan. Sampai saat ini pengobatan masih terus berjalan karena masih ada korban banjir yang mendatangi posko,"katanya.

       Diketahui sebelumnya, korban banjir di Desa Cidora dan Besuki mulai terserang penyakit gatal-gatal pasca kejadian banjir yang merendam puluhan rumah dua hari kemarin. Pada Selasa (5/4), puluhan warga mendapat pemeriksaan kesehatan oleh tim medis Puskesmas Lumbir.

       Staf Kasi Kesra Desa Cidora Sodikun mengatakan, usai kejadian banjir tersebut puluhan warga mengalami keluhan gatal-gatal di bagian kaki dan tangan. Ia menduga, akibat air bercampur lumpur menyebabkan warga yang rumahnya terendam luapan air Sungai Manggis dan Begadung saat ini merasakan gatal-gatal dan flu. (gus)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top