• Berita Terkini

    Kamis, 21 Desember 2023

    Jelang Nataru, Kementerian Agama Sosialisasikan Pemilu Damai


    KEBUMEN(kebumenekspres.com)-- Untuk menjaga kerukunan antar umat beragama, menjelang Pemilihan Umum 2024 mendatang, Kantor Kementerian Agama Kebumen, ikut mensosialisasikan Pemilu Damai. Kementerian Agama juga memiliki peranan besar dalam pesta demokrasi Indonesia, dengan mengajak masyarakat untuk menggunakan hal pilihnya.

    Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kebumen Drs H Sukarno MM, usai perlombaan Badminton, dalam rangkaian Hari Amal Bakti Kementrian Agama yang digelar di MAN 1 Kebumen pada Rabu, (20/12). Peran Kementerian Agama pada tahun politik, adalah mengedukasi serta menjaga kerukunan di tengah masyarakat.

    “Di tahun politik diharapkan keharmonisan, kerukunan persatuan dan kesatuan di masyarakat itu tetap terjaga. Kita berdemokrasi tetapi jangan sampai nanti setelah itu akhirnya timbul persoalan perpecahan perselisihan di tengah masyarakat,” tuturnya. 

    Menjelang, Perayaan Natal pihaknya juga menghimbau agar perayaan tidak dikaitkan dengan politik atau masuk dalam ranah politik. Perayaan Natal besok, harus bisa berjalan dengan khidmat dan bisa dijalankan sebaik-baiknya oleh para pemeluknya.

    “Pesan Natal tahun ini, pertama tekait dengan kedamaian, kedua terkait jangan sampai masuk ke ranah politik, laksanakan Natal dengan sebaik-baiknya,” paparnya.

    Sementara itu, sebelum pelaksanaan hari pemungutan suara, Kementerian Agama juga akan melakukan himbauan melalui Khotbah Jumat, dan juga di pengajian pengajian. Hal ini agar, demokrasi di Indonesia bisa berjalan damai, tentram dan masyarakat mau menggunakan hal pilihnya. Ini sesuai dengan hati nurani mereka, untuk menentukan nasib Bangsa Indonesia ke depan.

    “Kami rencana dimulai satu bulan atau mungki dua minggu sebelum pelaksanaan hari pemungutan suara akan melaksanakan himbauan melalui Khotbah Jumat. Kedua melalui pengajian pengajian dan ketiga melalui kegiatan kegiatan  lainnya,” jelasnya.

      Disampaikan pula untuk Khotbah Jumat dan pengajian-pengajian akan di kondisikan melalui penyuluh. Ini baik penyuluh fungsional yang pegawai negeri maupun penyuluh yang non PNS. Namanya PAH dan itu di kecamatan ada delapan orang. “Delapan orang  dikalikan 26 kecamatan di Kebumen maka jumlahnya lumayan banyak,” ucapnya. (mam)


    Berita Terbaru :


    Scroll to Top