BPJS

BPJS

Job Fair 2019

  • Berita Terkini

    HONDA CBR 150

    Senin, 02 September 2019

    Buum..!Tebing Longsor Timpa Truk, Sopir Nyaris Tewas di Kebumen

    fotosaefur/ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Lokasi tambang batu di Dukuh Sumelang Desa Gemeksekti, Kecamatan Kebumen, Sabtu (31/8/2019), mendadak longsor dan menimpa sebuah truk yang berada di lokasi. Satu orang mengalami luka dan harus dilarikan ke rumah sakit dalam insiden yang terjadi sekitar pukul 13.30 WIB tersebut.

    Korban, Safri Nurochman (21) warga Desa Muktisari Kecamatan Kebumen yang juga pengemudi truk. Sementara, truk naas itu ringsek setelah terkena hantaman batu dari ketinggian tak kurang dari 50 meter.

    Informasi yang berhasil dihimpun, kejadian berawal saat truk bersama pengemudinya tersebut berada di lokasi yang merupakan tambang batu tersebut. Saat itu,
    Safri Nurochman tengah beristirahat dalam kabin truk bernomor polisi (nopol) AA-1337-TD.

    Pada bagian lain, ada empat pekerja yang tengah memuat batu dinaikan ke dalam bak truk. Tiba-tiba, tebing batu longsor dengan diawali suara gemeretak pertanda retakan tebing.

    Sejurus kemudian, batu-batu serpihan tebing meluncur deras dan menimpa truk yang berada persis di bawahnya. Hantaman batu membuat truk ringsek. Sementara,  Safri Nurochman  yang saat itu berada di dalam kabin truk, turut menjadi korban.

    "Sopir truk ini tidak mendengar karena saat itu yang bersangkutan sedang istirahat di dalam kabin. Selanjutnya truk tertimpa batu cadas saat longsor itu," ujar Kapolres Kebumen, AKBP Robertho Pardede melalui Kapolsek Kebumen, AKP Hari Harjanto, Minggu (1/9).



    Butuh waktu cukup lama untuk mengevakuasi korban yang saat itu berada dalam kabin truk yang sudah nyaris tertimbun batu. Saking banyaknya batu cadas yang longsor, truk hanya bergeser 10 meter dari tempatnya semula saat sedang ditarik. Korban akhirnya bisa dievakuasi dan segera dilarikan ke RS Permata Medika Kebumen. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka patah pada bagian tangan.

    Seorang warga, Satria (30), mengatakan, korban dan para pekerja tambang di lokasi tidak menyadari adanya tebing yang runtuh. Kali pertama, suara gemuruh batu longsor itu didengar para siswa SMA Pejagoan yang sedang berlatih turun tebing tak jauh dari lokasi.

    "Tiba - tiba ada gemuruh, dan semua kaget melihat tebing disebalah barat mengalami longsor dan menimpa truk hingga ringsek," katanya ditemui di lokasi kejadian.

    Demi alasan keamanan, petugas memasang garis polisi di sekitar lokasi. Karena tidak menutup kemungkinan akan ada longsor susulan.(fur/cah)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top