Honda

Honda
Jogja
  • Berita Terkini

    Rabu, 13 Juni 2018

    Harga Daging Ayam tembus Rp 40 Ribu Jelang Lebaran

    MAM/EKSPRES
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)-H-3 Lebaran harga daging melambung tinggi. Meski harga naik dengan drastis, namun daya beli masyarakat justru cenderung meningkat. Adanya momen lebaran benar-benar menjadi berkah bagi para pedagang. Dagangan yang disajikan laris manis untuk keperluan lebaran.

    Hal ini salah satunya terjadi di Pasar Induk Tumenggungan Kebumen. Harga daging ayam yang pada hari biasa hanya Rp 30 ribu, kini naik menjadi Rp 40 ribu perkilogram. Bukan hanya daging ayam saja, daging sapi juga naik dari hari ke hari menjelang lebaran.

    Hajir (42) salah satu pedagang daging di Pasar Tumenggungan Kebumen mengemukakan dari harike hari menjelang lebaran harga terus melambung. Adanya kenaikan diperkirakan belum mencapai titik final. Ini mengingat waktu lebaran baru akan tiba beberapa hari mendatang. "Kemungkinan masih bisa naik hingga setelah lebaran nanti," tuturnya, Senin (12/6/2018)

    Kendati harga melambung, lanjut Hajir, namun daya beli masyarakat kini meningkat tajam. Peningkatan penjulan bahkan bisa mencapai 150 persen dari hari biasa. Jika pada hari biasa umumnya, padagang hanya mampu menjual daging ayam 30 ekor saja, jelang lebaran ini justru mampu menjual mencapai 85 ekor. “Kalau peningkatan pembeli sangat tinggi. Menjelang lebaran ini kami mampu menjual 85 ekor ayam dalam sehari,” katanya.

    Sementara itu salah satu penjual daging sapi di Pasar Tumenggungan Kebumen Hj Anah (43) menyampaikan jelang lebaran ini harga daging sapi mencapai Rp 140 ribu. padahal, harga normalnya hanya Rp 110 ribu saja. Dengan demikian telah terjadi kenaikan sebanyak Rp 30 ribu perkilonya.

    Terkait peningkatan jumlah pembeli, hal itu juga terjadi pada daging sapi. Meski harga melambung, namun permintaan juga melejit.  Biasanya para penjual daging selalu melayani para pelanggan dan sedikit konsumen lainnya. Namun pada menjelang lebaran, selain pelanggan banyak sekali pembeli yang lain. "Pembeli tidak hanya pelanggan tetapi juga masyarakat biasa. Tidak sepeti hari biasa, permintaan para pelanggan juga meningkat," ucapnya. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top