Honda

  • Berita Terkini

    Kamis, 15 Maret 2018

    Perampok Bercelurit Sekap Warga Jepara

    POLRES JEPARA FOR RADAR KUDUS
    JEPARA – Pencurian disertai kekerasan kembali terjadi di Jepara. Kali ini menimpa Hartini, 60, warga RT 17 RW 3, Desa Kelet, Kecamatan Keling. Kemarin (14/3/2018) dini hari rumah korban disatroni perampok yang membobol rumah dengan celurit dan linggis.

    Kejadian bermula sekitar pukul 02.00 rumah Hartini dibobol kawanan perampok. Berdasar kesaksian korban, rumahnya dibobol sekitar empat orang. Mereka mengenakan penutup wajah berwarna hitam dan membawa sejumlah benda tajam, seperti celurit dan linggis. Senjata tajam itu digunakan para pelaku untuk mengancam Hartini.
    Mereka mengancam hendak menghabisi nyawa Hartini apabila berteriak. Oleh karena itu, tanpa perlawanan korban. Pelaku mengikat tangan dan kaki korban menggunakan tali rafia. Mata dan mulut korban juga ditutup dengan menggunakan lakban.

    Sambil mengancam, pelaku meminta korban menunjukkan letak barang berharga. Karena diliputi rasa takut, korban terpaksa menunjukkan lokasi penyimpanan barang berharga miliknya kepada para pelaku.

    Hanya satu jam menguras barang-barang berharga milik Hartini. Barang berharga tersebut berupa perhiasan, uang tunai, dan dua handphone. Total kerugian sekitar Rp 160 juta.

    Para perampok meninggalkan rumah Hartini dan membiarkan korban tergeletak tak berdaya di rumahnya. Korban baru ditolong warga sekitar pukul 09.00. Saat itu korban berhasil merangkak ke depan pintu rumahnya untuk meminta pertolongan.

    Tim Identifikasi Inafis Satreskrim Polres Jepara bersama anggota piket melaksanakan olah TKP pencurian disertai kekerasaan di rumah korban. Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho melalui Kanit Identifikasi Inafis Satreskrim Polres Jepara Aiptu Tarwidi mengatakan, dari hasil olah TKP ditemukan congkelan tralis besi pada dapur rumah korban. Trails besi tersebut dibuang di pekarangan belakang rumah.

    Pada tralis besi itu, lanjutnya, diperoleh sidik jari terduga milik salah seorang pelaku di lokasi kejadian. Saat ini kasus yang menimpa Hartini sedang ditangani oleh Satreskrim Polres Jepara. Hingga kini masih dalam proses penyelidikan.

    ”Kami upayakan semaksimal mungkin. Mudah-mudahan bisa mengungkap identitas pelaku lewat scanning sidik jari latent yang tertinggal di TKP,” paparnya. (emy/ris)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top