Honda VARIO

  • Berita Terkini

    Senin, 19 Februari 2018

    Mengapa Pelantikan SOTK di Kebumen Ditunda Mendadak?

    dok/ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com) - Hari ini, Senin (19/2/2018), Pemkab Kebumen seharusnya melakukan pelantikan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab. Namun, acara pelantikan tersebut kemudian ditunda tanpa alasan yang tidak disebutkan hanya sehari menjelang hari H. Apa yang sebenarnya terjadi?

    Hingga berita ini diturunkan, Kebumen Ekspres belum berhasil menghubungi Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kebumen, Mahmud Fauzi.

    Pengamat Kebijakan Publik Kebumen, Agung Widhianto SIP, berpendapat tertundanya pelantikan SOTK tak bisa tidak terkait dengan persoalan Bupati Kebumen, Mohammad Yahya Fuad, yang menjadi tersangka KPK.

    Menurut Agung, perkara hukum yang sedang dihadapi orang nomor satu di Kebumen tersebut memiliki dampak luas. Bahkan, ada indikasi, saat ini Pemkab sedang mengalami instabilitas atau ketidakstabilan.

    "Ini bisa terjadi karena struktur dan mekanisme pengambilan keputusan sedang kritis pasca penetapan bupati sebagai tersangka," ujar Agung saat dimintai tanggapannya soal penundaan pelantikan SOTK, Minggu (18/2/2018).

    Dalam sudut pandang lain, Agung mengatakan, apa yang terlihat saat ini juga menjadi upaya Mohammad Yahya Fuad "melawan" KPK, dengan "gayanya" sendiri. "Diakui atau tidak, beliau (Mohammad Yahya Fuad) sedang ingin menunjukkan betapa berpengaruhnya beliau dalam penyelenggaraan pemerintahan di daerah sehingga menjadi lumrah jika ada kebijakan yang dicekal atau ditarik-ulur, maupun dianulir," katanya.

    Di kesempatan terpisah, Pengamat Kebijakan Publik Dr Drs M Khambali SH MH melihat ada yang bisa diambil pelajaran dari penundaan SOTK ini. Salah satunya, memberi kesempatan untuk mengevaluasi kembali SOTK. Menurutnya, tak salahnya jika SOTK dievaluasi kembali dengan lebih mendengarkan berbagai pihak.

    "Kesan saya selama ini SOTK menjadi milik orang-orang dekat, kental like dan dislike, bahkan banyak kita lihat pejabat yang tidak linier dengan disiplin ilmu yang disandangnya," ujarnya.

    "Jika ingin transparan dan akuntabel, alangkah baiknya jika dilakukan uji publik, artinya calon pejabat yang masuk SOTK diminta publik untuk memberikan masukan rekam jejak (track record) yang bersangkutan. Menurut saya uji publik merupakan hal penting yang perlu menjadi trend di jaman now," ujar Khambali.

    Seperti diberitakan,  Pemkab Kebumen secara mendadak menunda pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan administrator dan pengawas di lingkungan Pemkab Kebumen.  Penundaan terkesan mendadak, karena hanya sehari sebelum pelantikan yang dijadwalkan hari ini, (19/2/2018).

    Adanya penundaan pelantikan pejabat di lingkungan pemkab Kebumen ini cukup mengejutkan. Sebab sebelumnya telah beredar undangan untuk pelantikan pejabat yang rencananya akan digelar di Pendopo kabupaten, Senin (19/2/2018). Surat undangan pelantikan ini bahkan menyebar ke publik lewat aplikasi whatsapp.

    Namun pada hari ini, Minggu (18/2/2018) tiba-tiba ada pemberitahuan menyusul. Isinya, penundaan pelantikan. Dalam surat yang ditandatangani Plt Sekda Mahmud Fauzi tertanggal 18 Februari 2018 itu tidak disertai alasan penundaan. Bahkan, tidak ada penjelasan kapan pelantikan akan akan dilakukan.

    Di saat yang sama, Bupati Kebumen, Mohammad Yahya Fuad, dijadwalkan menjalani pemeriksaan KPK di Jakarta. (cah)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top