• Berita Terkini

    Thursday, January 11, 2018

    Fasilitas Baru Belum Mampu Dongkrak Jumlah Pembeli di Pasar Tumenggungan

    sudarno ahmad/ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Mulai difungsikannya jembatan penghubung lantai 2 Pasar Tumenggungan Kebumen, ternyata belum dapat mendongkrak jumlah pengunjung yang berbelanja di pasar rakyat tersebut. Bahkan, pantauan Kamis (11/1/2018) masih banyak kios yang belum berjualan, khususnya yang berada di lantai 2.

    Salah satu pedagang pakaian di Pasar Tumenggungan Kebumen di lantai 2, Saroh, mengatakan hingga saat ini belum ada peningkatan jumlah pembeli yang berbelanja di kios miliknya. Menurutnya, belum ada pengaruh yang berarti setelah adanya jembatan penghubung tersebut.

    "Yang beli tetap ada, khususnya untuk yang langganan. Tapi belum ada peningkatan dari sebelumnya," kata Saroh, warga Kelurahan Tamanwinangun, Kecamatan Kebumen ini.

    Meski belum ada peningkatan pengunjung, namun menurut dia, adanya jembatan penghubung tersebut memudahkan para pedagang dan pengunjung untuk mengakses keseluruhan lapak yang ada di lantai 2.

    Pihaknya berharap setelah adanya fasilitas tersebut, nantinya akan semakin banyak warga yang berbelanja di lantai 2. Sehingga yang ramai  bukan hanya pedagang yang berjualan di lantai dasar. "Mudah-mudahan nanti bisa jadi ramai," ucapnya.

    Terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kebumen, Nugroho Tri Waluyo, mengakui fasilitas baru tersebut saat ini masih belum banyak pengaruh terhadap kunjungan pembeli. Namun, hal lantaran saat ini masih banyak warga yang belum mengetahui adanya fasilitas baru di Pasar Tumenggungan Kebumen.

    "Kita akan terus melakukan sosialisasi terus kepada masyarakat terkait adanya fasilitas baru ini," kata Nugroho Tri Waluyo, saat dihubungi.

    Nugroho, menjelaskan pada 2017 lalu Pemkab Kebumen mengembangkan Pasar Tumenggungan Kebumen dengan anggaran sebesar Rp 5,36 miliar lebih. Anggaran tersebut untuk pembangunan Kantor UPT Pasar Tumenggungan, pembangunan 2 buah jembatan penghubung di sisi barat dan timur membujur dari arah utara ke selatan lantai 2 Pasar Tumenggungan. Kemudian, perbaikan 2 buah eskalator, pembangunan pos pengamanan, serta pembuatan Hydrant. Selain itu, juga pengecatan pasar agar tampilannya lebih menarik.

    Ia menjelaskan, pembangunan jembatan penghubung  untuk memudahkan para pembeli dalam berbelanja. Utamanya untuk menjangkau kios-kios di sisi utara maupun kios-kios di sisi selatan lantai 2. Sehingga pengunjung tidak perlu memutari pasar.

    Adapun perbaikan eskalator sangat diperlukan untuk mempermudah para pembeli juga para pedagang dalam mengakses lantai 2 pasar. Sehingga dapat lebih ramai lagi, ataupun sebaliknya turun dari lantai 2 ke lantai dasar.

    "Pembangunan Hydrant untuk mengantisipasi jika terjadi kebakaran. Sehingga akan bisa ditangani dengan cepat. Ini sangat perlu jika kita berkaca pada kejadian kebakaran pasar Wonokriyo Gombong," terangnya.

    Selanjutnya, Kantor UPT Pasar Tumenggungan diperlukan untuk tempat mengendalikan dan mengkoordinasikan pelaksanaan operasional pengelolaan pasar. Sehingga dapat diwujudkan Pasar Tumenggungan yang representatif. "Untuk mendukung keamanan Pasar Tumenggungan dibangunlah Pos Pengamanan yang berada di sudut tenggara pasar," imbuhnya.

    Menurutnya, pengembangan ini merupakan respon terhadap keluhan para pedagang terkait sepinya pengunjung Pasar Tumenggungan. Sehingga dengan pengembangan pasar tersebut diharapkan dapat mewujudkan pasar yang semakin representatif. "Makin nyaman untuk transaksi jual beli, serta makin menumbuhkan minat masyarakat untuk mengunjungi Pasar Tumenggungan," kata dia.

    Ia menambahkan, adanya fasilitas itu, harus diimbangi dengan upaya para pedagang untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada para pembeli. Termasuk penataan dagangan agar lebih menarik serta kualitas barang dagangan yang baik. "Yang tak kalah pentingnya komunikasi yang harmonis dan menjaga kebersihan pasar. Sehingga kondisi Pasar Tumenggungan makin nyaman untuk dikunjungi," tandasnya.(ori)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top