• Berita Terkini

    Sunday, November 19, 2017

    KWIK Adimulyo Kini Dilengkapi Terapi Ikan

    IMAM/EKSPRES
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)-Kampung Wisata Inggris Kebumen (KWIK) yang berada di Desa Adiluhur Kecamatan Adimulyo yang selalu berinovasi untuk memanjakan para pengunjungnya. Tak heran jika semakin lama pengunjung KWIK semakin banyak.

    Di KWIK, para pengunjung tidak hanya menikmati wisata saja, melainkan juga edukasi dan kesehatan. Pengunjung dapat menikmati terapi ikan dan terapi lainnya. Bahkan terdapat pengunjung yang sembuh dari stroke setelah mengikuti terapi ikan.

    Kali ini KWIK kunjungan dari dua sekolah yakni SMP Negeri 1 Kuwarasan 320 siswa dan SMK Nusawungu Cilacap 29 anak. Di KWIK para siswa belajar Bahasa Inggris, berwisata dan melaksanakan terapi ikan. Dalam kesempatan tersebut para siswa juga dapat berkomunikasi langsung dengan Wyverly Wynter (16) dari Virginia Amerika. Minggu (19/11/2017).

    Adapun beberapa kegiatan yang dilaksanakan yakni English Games, Sunday Talks With Native Speaker dan Interview Bahasa Inggris dengan warga sekitar. Dari pantauan Ekspres, para siswa sangat menikmati dengan kegiatan yang dilaksanakan di KWIK.

    Sri Rahayu Ningsih SPd menyampaikan, kunjungan siswa SMP Negeri 1 Kuwarasan ke KWIK merupakan kali pertama dilaksanakan. Beberapa siswa di SMP Negeri  1 Kuwarasan memang telah cakap berbahasa Inggris. Hal itu sebab di SMP Negeri 1 Kuwarasan terdapat ektra English Club. Dimana para siswa yang mengikuti ekstra kulikuler tersebut tentunya dapat berkomunikasi menggunakan Bahasa Inggris. “Kegiatan siswa diikuti sesuai dengan minat dan bakatnya,” tuturnya didampingi Kasmiyati SPd guru lainnya.

    Perintis KWIK Novanda Alim Setya Nugraha menyampaikan, selain terdapat unsur edukasi dan pariwisata di KWIK juga terdapat game (permainan). Salah satunya yakni ular tangga dengan bidak manusia. Pada setiap kotak terdapat pertanyaan menggunakan Bahasa Inggris. “Permainan yang menyenangkan akan memudahkan para pengunjung untuk memahami Bahasa Inggris,”jelasnya.

    Novanda juga menyampaikan, dalam mempelajari Bahasa Inggris yang terpenting adalah keberanian untuk berkomunikasi. Dengan adanya keberanian berani mencoba maka nantinya akan terbiasa. “Bahasa adalah alat komunikasi, untuk itu cara mempelajari yang paling mudah adalah dengan praktik langsung,” ucapnya. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top