• Berita Terkini

    Friday, June 16, 2017

    Ini Penyebab Kematian Mayat Dalam Karung di Hutan Pinus Sempor

    KEBUMEN (kebumenekspres.com) - Polisi telah mengantongi hasil otopsi Basiyem, perempuan malang yang jenasahnya ditemukan warga terbungkus kain sarung dan ditemukan di  bawah jembatan hutan pinus Perhutani di Desa Kenteng Kecamatan Sempor. Hasil otopsi menguatkan Basiyem merupakan korban tindak kejahatan.

    Kapolres Kebumen, AKBP Titi Hastuti SSos seperti dituturkan Kasatreskrim AKP Koliq Salis Himawan menyampaikan, pihaknya sudah mengantongi hasil otopsi korban yang dilakukan di RSU Margono Soekarjo Purworkerto.

    Hasilnya, korban diketahui meninggal akibat kehabisan oksigen. Kuat dugaan, korban dibunuh dengan cara dibekap kemudian dijerat lehernya. Ini juga terlihat dari adanya bekas jeratan di leher korban. Soal adanya luka di dahi, kemungkinan itu karena luka bentur, namun bukan penyebab kematian.

    "Jenazah korban sudah kami serahkan ke pihak keluarga setelah proses otopsi selesai. Dari Purwokerto langsung kita bawa ke Cilacap untuk dimakamkan disana," beber Koliq, kepada Kebumen Ekspres, Jumat malam (16/6/2017).

    Disinggung soal tersangka, Koliq belum bersedia memberikan banyak komentar. Sebab, pelaku bisa dari mana saja mengingat lokasi penemuan korban berada di jalur utama jalan provinsi yang menghubungkan Kebumen-Banjarnegara, tepatnya tembus Purwonegoro Banjarnegara.

    "Besar kemungkinan lokasi penemuan hanya tempat pembuangan mayat saja. Sementara tempat eksekusi bisa dimana saja," ucapnya.

    Koliq juga mengakui jika dari hasil olah TKP, tidak ditemukan sidik jari yang menempel di karung. Sebab, material karung yang terbuat dari plastik sintetis membuat sidik jari tidak bisa menempel.

    Meski demikian, Koliq berjanji akan berusaha mengungkap kasus ini sekaligus memburu pelaku pembunuhan yang menggegerkan Kebumen tersebut. Saat ini, kata dia, polisi fokus mencari tempat tinggal korban selama tiga tahun terakhir.

    Ini penting untuk mengetahui motif atau latar belakang pembunuhan sekaligus mencari pelaku pembunuhan. "Mohon doa restunya agar bisa segera terungkap," ujarnya.

    Seperti diberitakan, sesosok mayat ditemukan di hutan pinus,  kawasan Desa Kenteng Kecamatan Sempor, Rabu malam (14/6/2017).  Tragisnya, mayat tersebut dibungkus dalam karung plastik. Hanya hitungan jam kemudian, polisi berhasil mengungkap identitas korban yang ternyata bernama Basiyem (51) warga Desa Jati Kecamatan Binangun, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. (has/cah)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top