• Berita Terkini

    Tuesday, June 21, 2016

    Target Bulan Dana PMI Rp 1,221 M

    sudarno ahmad/ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Panitia Bulan Dana PMI Kabupaten Kebumen menargetkan perolehan dana 2016 mencapai Rp 1.221.809.000 (Rp 1,221 miliar). Guna menghimpun dana sukarela tersebut akan diberlakukan mulai 1 Juli hingga 30 September mendatang.

    Panitia akan menjaring dana tersebut dari berbagai bidang, seperti  perizinan, pelajar, pegawai negeri sipil, TNI/Polri, Anggota DPRD, perbankan, obyek wisata dan kesehatan.

    Ketua Panitia Bulan Dana PMI Syakhroni, mengatakan target tersebut naik dari tahun lalu 21,7 persen. Tahun lalu target dana yang terkumpul sebesar Rp 1.003.202.100, tahun ini dinaikan menjadi Rp 1.221.809.000 atau naik Rp 218.606.900.

    "Kalau tahun lalu realisasinya melebihi target, maka tahun ini kami optimis bisa," kata pria yang juga menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kebumen, pada acara peluncuran Bulan Dana PMI Kebumen, di Pendopo Bupati, Selasa (21/6/2016).

    Syakhroni menuturkan, besaran sumbangan tidak berbeda jauh dengan tahun 2015. Yaitu untuk PNS/Polri/TNI golongan I Rp 6000, golongan II sebesar Rp 10.000, golongan III dan IV sebesar Rp 25.000. Pimpinan SKPD dan Camat sebesar Rp 50.000, Anggota DPRD, kepala dinas/badan Rp 100.000, kepala keluarga Rp 2000, pelajar TK/RA/SD/MI sebesar Rp 2000, SMP/MTS sebesar Rp 2000, SMK, SMA/MA Rp 2000, dan mahasiswa Rp 5000. Selanjutnya, pemohon pembuat dan perpanjang SIM dan STNK sebesar Rp 3000, pemohon akta kelahiran di Disdukcapil Rp 2000, pengunjung obyek wisata Rp 2000, pengunjung rumah makan dan tamu menginap di hotel sebesar Rp 2000.

    Menurutnya, bulan dana dilakukan untuk menghimpun sumbangan dari masyarakat, menyosialisasikan peran PMI, dan memupuk jiwa kebersamaan saling tolong menolong di antara sesama. "Mudah-mudahan target tersebut dapat dicapai dengan bantuan dari semua pihak," harapnya.

    Ia mengatakan, keberadaan PMI memberikan penghormatan terhadap jiwa dan kehidupan manusia. PMI memberikan harapan baru di tengah-tengah masyarakat yang membutuhan uluran tangan, tanpa memandang golongan, suku, ras ataupun agama. "Peran tersebut tentu saja tidak terlepas dari dukungan segenap komponen masyarakat, baik dalam bentuk donasi dana maupun relawan, sumbangan saran, dan material lainnya dalam rangka mengembangkan tanggung jawab kemanusiaan," ujarnya.

    Ia menambahkan, tanpa dukungan segenap komponen masyarakat, sebesar dan sebagus apa pun visi dan misi yang diemban PMI bisa jadi tidak akan terlaksana secara maksimal. "Makna kebersamaan ini menjadi sangat penting untuk terus kita galang, sebagaimana tujuh prinsip dasar gerakan PMI dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yakni, kemanusiaan, kesukarelaan, kenetralan, kesamaan, kemandirian, kesatuan dan kesemestaan," jelasnya.

    Kehadiran PMI sebagai organisasi non-profit bukanlah untuk mencari keuntungan ekonomi, sehingga operasionalisasinya sangat bergantung kepada dermawan, donor atau para pihak yang peduli pada tugas-tugas kemanusiaan. "Kondisi ini menunjukkan bahwa keberadaan dan kinerja PMI ditentukan oleh kemampuan menjaga kepercayaan publik," ucapnya.

    Hadir pada acara peluncuran itu, Bupati HM Yahya Fuad, Ketua DPRD Cipto Waluyo, Ketua PMI Kebumen Komper wardopo, Wakapolres Kebumen Kompol Umi Mariati.

    Bupati HM Yahya Fuad, meminta panitia juga menggalang dana dari rekanan (kontraktor) Pemkab Kebumen yang mendapat pekerjaan dari pemerintah. "Semua komponen masyarakat yang mampu menjadi target ini," kata bupati, saat menyampaikan sambutannya.

    Bupati berharap, PMI semakin meningkatkan kiprahnya dalam menangani bencana, seperti yang menimpa sejumlah wilayah di Kabupaten Kebumen saat ini. "Lewat bulan dana PMI menjadi pintu masuk membantu kesusahan orang lain. Menjadi sarana untuk dilepaskan dari kesusahan," tandasnya.(ori)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top