• Berita Terkini

    Saturday, May 28, 2016

    Pantai Karangagung, Tanah Lot-nya Kebumen

    sudarno ahmad/ekspres
    KEBUMEN  (kebumenekspres.com)- Satu lagi destinasi wisata alam yang dipatut dijadikan ikon wisata di Kabupaten Kebumen. Ya, Pantai Karangagung, berbeda dengan pantai-pantai lain yang sudah dimodifikasi. Pantai ini menawarkan eksotisme pantai karang yang masih perawan.

    Pantai yang terletak di Desa Argopeni, Kecamatan Ayah, tersembunyi di balik perbukitan membuat tempat ini masih belum banyak diketahui wisatawan. Pantai Karang Agung menyelinap diantara Pantai Pedalen di sisi barat dan Pantai Menganti di sisi timur.

    Untuk mencapai pantai juga tidak mudah, pengunjung harus berjalan kaki menuruni bukit yang cukup terjal. Melewati hutan pohon jati sejauh lebih kurang satu setengah kilometer sebelum bertemu dengan pantai indah ini. Terlebih jika hujan turun, jalan setapak tersebut akan sangat licin karena masih berupa tanah liat.

    Pantai ini tampak berbeda dari pantai-pantai yang ada di Kebumen. Di Pantai Karangagung berdiri anggun sebuah karang yang menyendiri tinggi dan terpisah dari daratan jika air laut pasang. Tak heran, wistawan menjuluki Pantai ini dengan sebutan Tanah Lot nya Kebumen.

    Tak banyak pasir yang dijumpai di pantai ini. Hanya bebatuan kecil berserakan menyatu dengan daratan pulau Jawa berhias jejeran pohon kelapa yang rapat. Deburan ombak riuh beradu dengan karang hitam bergumul. Semilir angin pantai selatan jelas terasa sejuk. Sesekali terlihat hilir mudik perahu nelayan menuju Pantai Pedalen.

    "Saya baru liat ternyata di Kebumen ada pantai seindah ini. Yang paling menakjubkan, pantai ini benar-benar masih perawan," kata Firdaus, warga Sruweng, saat berkunjung ke Pantai Karangagung, belum lama ini.

    Menurutnya, tak perlu jauh-jauh berwisata ke Tanah Lot, kalau di Kebumen sudah ada Pantai Karangagung. "Cuma memang sayangnya akses untuk kesini masih cukup susah," keluhnya.

    Pantai ini masih disakralkan oleh warga setempat, pada acara-acara tertentu warga sekitar sering mengadakan ritual sedekah laut sebelum pantai ini dibuka untuk umum.(ori)


    Berita Terbaru :


    Scroll to Top