• Berita Terkini

    Kamis, 28 September 2023

    Program JKN Bantu Ringankan Pengobatan Suami Khanifah

     

    (kebumenekspres.com) KEBUMEN – Sejak bergulir tahun 2014, Program JKN yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan telah banyak membantu masyarakat Indonesia dalam menjamin biaya pelayanan kesehatan. Salah satunya adalah Khanifah (47) warga Desa Kemangguan Kecamatan Alian Kabupaten Kebumen, salah satu peserta yang telah terbantu Program JKN untuk biaya pengobatan suaminya yang saat ini menderita tuberculosis.


    “Program JKN ini memang benar-benar bermanfaat. Saya dan keluarga sudah merasakan sendiri manfaatnya. Saat ini suami sedang dirawat di Rumah Sakit Permata Medika. Alhamdulillah sangat membantu, karena dengan menggunakan JKN, tidak ada biaya yang diminta pihak rumah sakit,” cerita Khanifah, Rabu (13/09).


    Khanifah menceritakan, beberapa minggu yang lalu kondisi kesehatan suaminya menurun, sering batuk dan sesak. Akibatnya suaminya pun tidak dapat bekerja di ladang seperti hari-hari sebelumnya. Kondisinya pun semakin parah, sekitar seminggu yang lalu suaminya merasakan lemas dan tidak mampu berjalan. Ia pun segera membawa suaminya ke Unit Gawat Darurat (UGD) RS Permata Medika untuk mendapatkan perawatan.


    “Memang bapak sudah lama batuk, tapi tidak pernah mau diajak untuk berobat. Menurut suami biaya berobat itu mahal. Jadi mending untuk beli makan dan kebutuhan lainnya yang lebih mendesak,” ceritanya.


    Khanifah pun beruntung lantaran ia telah terdaftar sebagai peserta JKN. Khanifah bersama suami dan kedua anaknya terdaftar menjadi peserta JKN segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang didaftarkan oleh Pemerintah Daerah Kebumen. Lantaran terdaftar sebagai peserta JKN, biaya pengobatannya pun dijamin seluruhnya oleh JKN.


    “Berkat JKN, biaya pengobatan suami saya gratis. Mulai dari pendaftaran, rawat inap sampai pengambilan obat, tidak dikenakan biaya sepeserpun,” ujar Khanifah.


    Ia merasa sangat terbantu dengan adanya Program JKN ini. Menurutnya, tindakan perawatan dan pengobatan yang suaminya dapatkan termasuk cepat dan efektif sehingga dapat membuatnya lega. Selain itu, pelayanannya yang ramah juga membuatnya sangat puas. Khanifah juga tidak melihat adanya perbedaan perlakuan antara pasien JKN dengan pasien umum. Hal itu yang membuatnya kagum dengan Program JKN, meskipun biaya berobat gratis, tetapi pelayanan yang diberikan tetap berkualitas.


    “Pelayanan yang diterima suami saya untuk pengobatannya, menurut saya sudah bagus sekali. Mereka merawat suami saya dengan sabar dan sangat telaten. Apalagi beberapa kali suami awalnya menolak untuk dirawat karena takut ke dokter. Tetapi pihak rumah sakit akhirnya bisa meyakinkan suami saya untuk menjalani pengobatan,” ungkapnya.


    Salah satu hal yang paling ia syukuri dalam hidupnya saat ini adalah ia dan keluarganya telah terdaftar menjadi peserta JKN. Saat membutuhkan pelayanan kesehatan, program JKN hadir untuk membantu biaya pelayanan kesehatan suaminya. Ia pun berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kebumen yang telah mendaftarkan dan membayar iuran JKN keluarganya.


    “Terima kasih Pak Bupati dan seluruh jajarannya yang telah mengupayakan perlindungan kesehatan bagi masyarakat Kebumen,” ungkapnya dengan penuh haru.


    Khanifah pun berharap Pemerintah Kebumen dapat terus hadir untuk memberikan bantuan kepada masyarakat khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan dan kurang mampu. Ia pun yakin dengan hadirnya program JKN, dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat. Kesehatan merupakan salah satu aspek penting untuk dapat mewujudkan masyarakat yang sejahtera.


    “Sehat memang bukan segalanya, tapi tanpa kesehatan segalanya tidak berarti apa-apa. Daftar JKN sebelum terlambat. Jangan sampai sudah sakit terus baru daftar. Jangan menyesal dikemudian hari,” tutup Khanifah. (fur)


    Berita Terbaru :


    Scroll to Top