• Berita Terkini

    Selasa, 06 Desember 2022

    Asah Kreatifitas Siswa, SD Muhammadiyah Gombong Gelar CCF

     


    GOMBONG(kebumenekspres.com)-Dalam rangka meningkatkan kreatifitas siswa dan implementasi Kurikulum Merdeka, SD Kreatif Muhammadiyah Gombong Menggelar Creative Culture Festival (CCF). Kegiatan yang diikuti oleh semua siswa dan disengkuyung wali siswa itu, dilaksanakan selama dua hari, Selasa –Rabu (6-7/11/2022).


    Terdapat tiga kegiatan besar dalam ajang tersebut yakni Expo Pameran, Penampilan Kreatifitas Siswa dan Pasar Kreatif.  Semua siswa dilibatkan dalam acara tersebut, termasuk juga walinya. 


    Kepala Sekolah Eni Khnifatun Nurjanah SPdI menyampaikan pagelaran dilaksanakan dalam rangka mewujudkan Visi Misi SD Kreatif Muhammadiyah Gombong yakni “Membentuk Peserta Didik Berakhlah Mulia, Kreatif, Maju dan Mandiri.Selain itu kegiatan juga dalam rangka Implementasi Kurikulum Merdeka Kelas 1 dan 4. “Tetapi pada pelaksanaanya difokuskan untuk semua kelas. Mulai dari 1 hingga Kelas 6,” tuturnya, yang juga akrab disapa Ustadzah Eni itu.


    Kegiatan Expo, lanjutnya, menampilkan semua kreatifitas siswa dari kelas 1 hingga 6. Sedangkan pasar kreatif dilaksanakan untuk melatih siswa berwirausaha sejak dini. Harapan dari kegiatan tersebut yakni yakni mewujudkan visi misi sekolah.


    Selain itu juga untuk implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Dimana terdapat enam dimensi meliputi Beriman dan Bertaqwa Kepada Tuhan yang Maha Esa, Berakhlah Mulia, Berkebinekaan Global, Gotong-Royong , Mandiri, kratif dan Bernalar kritis.


    “Kedepan anak-anak kami, akan menjadi anak-anak yang mandir. Banyak kreativitasnya.  Kemudian mereka juga percaya diri dalam menghadapi masa depan. Mandiri bekarya, mandiri berkreativitas itulah jargon  kegiatan hari ini,” ungkapnya. 


    Sementara itu, Ketua Panitia Deden Ardiansyah berharap kreativitas menjadi budaya bagi anak-anak. Dalam hal ini semua kelas dari kelas 1 dan 6 seluruh karyanya ditampilkan. Dimana melalui kegiatan Expo dilaksanakan pameran karya seni. Ini meliputi lukisan,  seni rupa atau karya seni siswa lainnya. 

    “Dalam pasar kreatif, anak-anak belajar berwirausaha belajar berjualan dan menjual produknya. Ini seperti kuliner, aksesoris, jilbab dan lain-lain. Semua merupakan hasil karya siswa dibantu dengan guru pembinanya,” ucapnya. (mam)


    Berita Terbaru :


    Scroll to Top