• Berita Terkini

    Selasa, 01 Februari 2022

    Semarak! Belasan Kuda Putari Kota Kebumen


    KEBUMEN(kebumenekspres.com)- Kejadian menarik terlihat pada Minggu (30/1/2022) saat belasan kuda berjalan beriringan di seputar Kebumen. Setidaknya ada 15 kuda berikut jokinya itu pun menjadi pusat perhatian warga.


    Rombongan kuda itu berangkat dari Stadion Chandradimuka Kebumen, Jalan Cincin Kota, Desa Gemeksekti, Mertokondo, Alun-alun kebumen dan finish di Paradise Horse Stable komplek wisata Gading Paradise Pejagoan Kebumen. Kegiatan yang disebut "Sunmori atau Sunday Morning Ride" ini digelar  Komunitas Kuda Kebumen.


    Ketua Komunitas Kuda Kebumen, Saat Rachmana mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menghidupkan kembali semarak olahraga berkuda di Kabupaten Kebumen. Selain itu kegiatan berkuda ini juga untuk mengedukasi masyarakat akan kearifan lokal dengan berkuda.

    "Kita menghidupkan olahraga berkuda dimana olahraga berkuda merupakan sunnah Rasullullah SAW, selain itu juga sebagai edukasi kepada masyarakat bagaimana tata cara berkuda dengam baik," ujarnya.


    Saat menambahkan pengenalan dan sosialisasi penunggang kuda di Kabupaten Kebumen masih minim, sedangkan pemilik dan peminat kuda olahraga berkuda di Kabupaten Kebumen cukup potensial. Untuk menggelorakan itu, dalam kegiatan ini pihaknya mengundang Ahli kuda khusus dari Lembang Bandung, Jawa Barat.


    "Karena kami peduli sekali dengan berkuda kami hadirkan pelatih kuda profesional dari Lembang Bandung untuk mengisi Coaching Clinik sebagai edukasi para pemilik kuda dan masyarakat kebumen," ujarnya.


    Saat menjelaskan olahraga berkuda merupakan olehraga yang sangat baik, dimana olahraga ini untuk menguatkan otot kaki dan tulang belakang yang menjadi bagian penting tubuh. "Selain sangat baik untuk kesehatan olahraga berkuda juga memiliki karakter sendiri yakni saat memegang kuda dan memgendarai kuda kita bisa berkomunikasi dengan hati," katanya.


    Sementara itu, Pelatih Kuda Profesional asal Lembang Bandung Jawa Barat Asep mengatakan, berkuda tentu saja memiliki cara dan SOP yang baik, mulai dari tata cara naik, duduk hingga aksen-alsen aba-aba kuda itu jalan dan berhenti. "Meski ada SOPnya namun bisa dipelajari, sangat mudah jika sudah terlatih akan semakin mahir dan menikmati kuda," ujarnya.


    Makmuri Sukarno (68), warga Desa Purwosari Puring mengatakan, untuk memiliki dan memelihara kuda harus dengan hati. Artinya merawat kuda harus sepenuh hati, dimana hal itu akan menghasilkan karakter kuda yang bagus, tentunya sudah didukung dengan pemilihan kuda yang baik.


    "Struktur kuda berbeda-beda, namun jika dirawat dengan baik sepenuh hati akan menjadi kuda yang baik, dan memiiki kuda adakah investasi yang menguntungkan," ujar pria yang juga penasehat sekaligus sesepuh kuda di Kebumen itu.

    Usai keliling kota, sesi Coaching Clinik digelar di Paradise Horse Stable komplek Gading Paradise. Selain itu bagi masyarakat yang hendak berlibur ditempat ini juga membuka sesi latihan berkuda. (fur)


    Berita Terbaru :


    Scroll to Top