• Berita Terkini

    Minggu, 13 Juni 2021

    Bupati Kebumen Teken 17 Paket Infrastruktur Senilai Rp 15,3 M


    KEBUMEN(kebumenekspres.com) - Pemerintah Kabupaten Kebumen melakukan tanda tangan kontrak bersama paket pekerjaan Dinas PUPR para penyedia jasa terkait pembenahan dan pembangunan infrastruktur di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Kamis (10/6/2021).


    Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengatakan, infrastruktur menjadi salah satu program prioritas yang dicanangkan bupati dan wakil bupati di 100 hari kerja. Dalam kontrak bersama ini, disepakati 17 paket pekerjaan untuk pembenahan infrastruktur jalan dan jembatan. 


    "Nilai kontraknya sebesar kurang lebih Rp.15,3 Miliar, sekaligus ada 14 paket pekerjaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) pedesaan," ujar Bupati Arif di Pendopo.


    Bupati menegaskan, setiap pekerjaan yang akan dilaksanakan ini tentunya sudah melalui beberapa tahapan mulai survei, perencanaan, penyusunan Detail Engineering Design, proses lelang, hingga penandatanganan kontrak hari ini. Semua terbuka, tidak ditutup-tutupi.


    "Tentunya saya minta agar alokasi anggaran untuk infrastruktur ini benar-benar dimanfaatkan secara efisien dan efektif. Jangan ada niat atau tindakan penyelewengan anggaran karena penegak hukum tentu saja ikut memantau kegiatan pembangunan di Kabupaten Kebumen," tegas Bupati.


    Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Haryono Wahyudi menambahkan, penandatanganan kontrak antara PPKom Bidang Bina Marga dan Bidang Cipta Karya DPUPR dengan direktur penyedia jasa 17 paket pekerjaan jalan atau jembatan senilai Rp 15,356 Miliar


    Sedangkan 14 paket pekerjaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) senilai Rp 3,481 Miliar yang berasal dari sumber dana DAK dan DAU. Sebelumnya, juga telah dilaksanakan penandatanganan kontrak 3 paket pekerjaan yaitu Pembangunan Jembatan Kaligending tahap 2.


    Kemudian pemeliharaan berkala Jembatan pada ruas jalan Adiluhur Kalipurwo, dan Pembangunan Embung Giritirto, Desa Giritirto, Karanggayam. Ketiga paket pekerjaan tersebut dilaksanakan penandatanganan lebih awal karena secara teknis pekerjaan tersebut membutuhkan waktu pelaksanaan yang lebih Panjang. 


    Selain itu dilaporkan bahwa penyedia jasa yang melaksanakan kontrak juga telah membuat surat pernyataan untuk menggunakan tenaga kerja setempat sesuai dengan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan. 


    "Dari 34 paket pekerjaan, diharapkan akan menyerap tenaga kerja setempat sebanyak 307 pekerja selama waktu tertentu sesuai dengan nilai upah sekitar Rp. 572 Juta," tuturnya.


    Dalam kesempatan tersebut, tak lupa Bupati juga melaunching program Gardu Jamu Bali (Gerakan terpadu Jalan Mulus dan Banyu Mili) yang dilanjutkan dengan penyerahan bantuan CSR dari asosiasi jasa konstruksi di Kabupaten Kebumen antara lain Gapensi, Gapeksindo, Perjasi, Askonas, berupa peralatan pemeliharaan jalan dan saluran untuk wilayah desa. (fur)


    Berita Terbaru :


    Scroll to Top