• Berita Terkini

    Selasa, 06 April 2021

    Disdik Kebumen: PTM Seyogianya Dilaksanakan Habis Lebaran

     


    KEBUMEN(kebumenekspres.com)-Kabupaten berselogan Beriman ini  belum siap menggelar pembelajaran tatap muka. Meski simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) akan dilaksanakan serentak se-Jawa Tengah pada pekan ini. Pasalnya di Kebumen masih terdapat setidaknya 117 pasien positif Corona yang tersebar di 19 kecamatan. 



    Keputusan belum pembelajaran tatap muka, diambil usai rapat dengan Gugus Tugas beberapa waktu lalu. Hal ini semata-mata dilaksanakan guna memutus penyebaran virus corona. 


    Kepala Dinas Pendidikan Kebumen H Moh Amirruddin menyampaian selain untuk memutus corona, sebentar lagi juga memasuki Bulan Suci Ramadhan dan libur lebaran. Hal ini membuat mobilitas anak didik dan orang tua cukup tinggi. Mobilitas tinggi dikhawatirkan akan menurunkan imunitas. Ini dapat memicu kembali peningkatan jumlah pasien positif Covid19.



    “Lebih bijaksana, jika pembelajaran tatap muka diundur. Ini dilaksanakan setelah Bulan Syawal. Meski demikian, tentunya akan dilihat dulu perkembangan di Bulan Syawal nantinya akan seperti apa,” tuturnya, Selasa (6/4).


    Sebenarnya, lanjutnya, Disdik sudah menyiapkan Standar Operasional Prosedur (SOP). Ini bilamana pembelajaran tatap muka telah diizinkan. Siswa mulai dari berangkat hingga pulang tidak boleh menggunakan angkutan umum. Selain itu juga siswa dan gurun juga harus menerapkan protokol kesehatan. Setiap kelasnya hanya diperbolehkan terisi 50 persen dari jumlah siswa. 


    “Sekolah di Kebumen kini juga telah memenuhi insfratruktur penunjang Protokol Kesehatan Covid19.  Namun demikian semua dikembalikan kepada orang tua. Bila menghendaki anaknya untuk tidak turut dalam PTM juga diperbolehkan. Ini tidak mengurangi nilai bagi siswa,” jelasnya.


    Disampaikan pula memulai pembelajaran tatap muka akan melibatkan semua pihak. Ini mulai dari Desa, Kecamatan, Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan. Hingga kini semua sudah siap apabila sewaktu-waktu dilaksanakan tatap muka. “Tinggal menunggu keputusan dari Bupati nantinya seperti apa. Semua dapat dilaksanakan atas se ijin bupati,” ucapnya. (mam)


    Berita Terbaru :


    Scroll to Top