• Berita Terkini

    Selasa, 23 Februari 2021

    Takmir Masjid di Kebumen Dilatih "Perangi" Covid-19


    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Sejumlah pengurus takmir di Kabupaten Kebumen mengikuti sosialisasi penerapan  protokol kesehatan dalam rangka pencegahan  Covid-19.  Sosialisasi sekaligus uji penerapan itu dilaksanakan di Masjid Jami' Salafiyah Wonoyoso, kemarin.

    Hadir dalam sosialisasi itu, pengasuh pondok pesantren Salafiyah Wonoyoso KH Agus Muntaha Makhfudz, KH Winarto, Ky Agus Khafidyani, Ky Mudzakir, serta 48 undangan perwakilan pengurus takmir dari 5 masjid dan mushola dikebumen.


    Kasi Bimas Islam Kemenag Kebumen, Salim Wazdy, mengatakan sosialisasikan protokol kesehatan  5M sesuai instruksi menteri agama RI Nomor : 01 Tahun 2021 kepada jajaran pengurus takmir masjid dan mushola di Kebumen. Mengingat pentingnya penerapan protokol kesehatan 5M kepada para tokoh ulama dan pengurus takmir masjid/mushola.


    Sudah banyak korban akibat keganasan Covid-19, termasuk beberapa tokoh dan ulama juga tidak sedikit yang turut menjadi korban keganasannya. Covid-19 tidak pandang status sosial semua orang bisa saja terkena dampaknya. Untuk itu memperketat ptotokol kesehatan dilingkungan masjid sangat penting.


    "Nikmat kesehatan di saat pandemi seperti sekarang merupakan salah satu nikmat dari Allah SWT yang paling berharga dan pelajaran yang sangat  berharga bagi kita semua yakni jangan menganggap sepele covid, dengan tetap mensyukuri setiap nikmat sehat dengan tetao menjaga protokol keehatan, terlenih di lingkungan masjid dan mushola serta pondok harus lebih diperketat, ini bisa dengan peran aktif dari para takmir," ujarnya.


    Salim Wasdy mengungkapkan penerapan protokol kesehatan 5M menjadi sangat penting dalam upaya pencegahan dan pengendalian keganasan Covid-19. Hal itu sebagai bentuk ikhtiar menjaga diri dan orang lain dari Covid-19 setelah doa kita bersama, dan utamanya doa dari para Kiyai dan Ulama. Penerapan protokol kesehatan 5M meliputi memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan serta kelima, mengurangi mobilitas.


    Tak hanya itu pihaknya berharap seluruh pengurus takmir masjid dan mushola di Kebumen bisa menerapkan protokol kesehatan 5M pada kegiatan keagaman seperti sholat berjamaah lima waktu, pengajian dan acara peringatan hari besar keagamaanseperti  peringatan Isro Mi’raj dan sebagainya.


    "Kami mengapresiasi dan berterimakasih sekali atas inisiatif pengurus Takmir Masjid Jami’ Salafiyah Wonoyoso Bumirejo Kebumen yang punya inisiatif untuk mensikapi dengan baik situasi pandemi ini, dengan jajaran Takmir Masjid Jami’ Salafiyah Wonoyoso atas kepedulian/penerapan protokol kesehatan yang dilaksanakan di sini,” pungkasnya.(Fur/fz).


    Berita Terbaru :


    Scroll to Top