• Berita Terkini

    Minggu, 09 Agustus 2020

    Sambut Hari Jadi Kebumen, DPRD Bakal Beri Penghargaan Tokoh

    KEBUMEN(kebumenekspres.com)-Hari Jadi Kebumen ke 391 yang jatuh pada 21 Agustus 2020 ini, menjadi momentum yang strategis untuk mengangkat nilai nilai dan potensi Kebumenan. Guna merespon hal tersebut, DPRD Kebumen akan menganugerahkan apresiasi dalam wujud Legislatif Award. Ini kepada sejumlah tokoh yang dinilai memiliki kontribusi besar. Khususnya dalam aspirasi dan inspirasi.

    Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Kebumen Yuniarti Widayaningsih SE, saat memimpin Rapat Koordinasi Tim Seleksi Legislatif Award, di sebuah resto di Jalan Pahlawan, Kamis (6/8/2020). Untuk mewujudkan hal tersebut DPRD membentuk tim seleksi independent yang langsung dipandu oleh Yuniarti atau yang akrab dikenal Sherly.

    Berdasarkan musyawarah bersama, disepakatilah Rektor IAINU Dr Imam Satibi MPdI sebagai Ketua dan Fuad Khabib dari Formasi sebagai Sekretaris. Adapun anggotanya meliputi dari NU, KH Dawamudin Masdar dan dari Muhammadiyah  Abduh Hisyam . Selain itu terdapat pula Hilmi dari Tokoh Sejarawan, Marno dari Badan Kehormatan, Nur Taqwa Setyabudi dari Kesbangpol dan Agus dari panitia HUT RI Pemkab dan Wikan Sekwan serta Miftahul Ulum dari anggota DPRD.

    Berdasarkan rapat tim seleksi, disepakati beberapa kategori  Legistatif Award. Ini baik dari unsur masyarakat maupun internal dewan. Beberapa penghargaan yang akan diberikan diantaranya, Tokoh Inspirator Pemberdayaan Kemiskinan, Tokoh Inspirator Pemberdayaan Inklusif untuk Difabel dan  Tokoh Insprasi Pemberdayaan Ekonomi Kreatif untuk Generasi Millenial. Selain itu Tokoh Sejarawan Muda Lokal Kebumen dan  Tokoh Inspirator Perempuan Kebumen. “Adapun penghargaan internal meliputi Legislator Favorit, Legislator Aspiratif,  Legislator Perempuan Aktif dan Legislator Disiplin,” tutur Imam Satibi.

    Sherly menjelaskan untuk pemilihan anggota dewan favorit tim seleksi menggunakan key performance indicators poling terbuka. Legislator aspiratif menggunakan indikator catatan keaktifan pemberian pendapat dan opini media. Sedangkan untuk legislator peremuan aktif menggunakan KPI  rekam jejak keaktifan di forum dan kunjungan kerja. “Sedangkan untuk legislator disiplin menggunakan absensi dan notulensi kepatuhan pada tata tertib acara,” ungkapnya.

    Menurut Imam Satibi Legislatif Award sangat tepat diberikan pada momen Hari Jadi Kebumen. Selain itu program tersebut juga sangat relevan, sebab di tengah-tengah Pandemi covid-19. Hura hura sosial menurut imam sangat berpotensi menjadi media transmisi virus yang berisiko pada timbulya klaster baru terpaparnya warga Kebumen.
    “Selain itu kegiatan ini dapat untuk mendorong warga Kebumen berkontribusi dalam membangun Kebumen yang lebih akademis. Panitia akan sangat menjujung netralitas dalam pemilihan nominator,” ucapnya. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top