• Berita Terkini

    Jumat, 10 Juli 2020

    6.157 Anggota Penyelenggara Pemilu di Kebumen Jalani Rapid Test

    KEBUMEN (kebumenekspres.com)-Sebanyak 6.157 anggota Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) mengikuti rapid test. Ini dilaksanakan sebelum mereka bertugas terjun langsung ke masyarakat. Bukan hanya PPDP saja, rapid test juga diikuti oleh seluruh staf sekretariat, PPK beserta Sekretariat PPK, PPS dan Sekretariat PPS, Jumat (10/7/2020).

    Program rapid test tersebut dilaksanakan berkat kerjasama KPU dan Pemkab Kebumen. Dalam hal ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Kebumen. Rapid test diikutu oleh seluruh jajaran penyelenggara Pilbup Kebumen 2020. Adapun untuk pelaksanaan rapid test dilakukan di Puskesmas di tiap kecamatan. Ini sebanyak 35 puskesmas. Perjanjian kerjasama tersebut telah ditandatangani oleh masing-masing Puskesmas. Penandatanganan dilaksanakan di ruang Jatijajar Komplek Pendopo Bupati Kebumen, Kamis (9/7).

    Komisioner KPU Kebumen Bidang Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM Agus Hasan Hidayat menyampaikan pendanaan rapid tes bagi penyelenggara pemilu tersebut bersumber dari dana APBN yang dikelola oleh masing-masing KPU Kabupaten/kota. Ini bagi yang sedang menyelenggarakan Pilkada tahun 2020. “KPU yang menyelenggarakan Pilkada tahun 2020 melaksanakan rapid test,” tuturnya.

    Dijelaskannya, pelaksanaan rapid test kali ini, merupakan tahap pertama dan akan dilakukan tahap kedua. Adapun untuk tahap kedua direncanakan sekitar Oktober mendatang. Ini dilakukan kepada anggota KPPS dan petugas pengamanan TPS dengan jumlah sembilan orang. Jumlah tersebut terdiri dari  tujuh orang KPPS, dua orang Llinmas/petugas pengamanan TPS. Sehingga total se Kebumen sembilan orang kali 3.155 TPS. Jumlah keseluruhan mencapai 28.395 orang,” katanya.

    Agus Hasan menyampaikan jika dalam pelaksanaan rapid test tersebut ada yang reaktif, bagi PPDP akan langsung diganti. Selanjutnya, terkait tindaklanjut diserahkan kepada Gugus Tugas Covid-19. Sedangkan bagi penyelenggara Pilkada 2020 selain PPDP jika hasil rapid test reaktif akan dilakukan prosedur Penanganan Covid-19 mulai dari karantina, mengikuti swab test dan lainnya dan lainnya. “Selain PPDP jika rapid testnya reaktif tidak diganti. Ini sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga tidak langsung diganti atau tidak ada PAW,” ucapnya. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top