• Berita Terkini

    Rabu, 13 November 2019

    Satria Lorenz Sabet Juara 4 di AjangGrand Champion AAFI Nasional 2019

    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Tim Futsal Satria Lorenz berhasil menyabet gelar juara 4 pada turnamen futsal Grand Champion AAFI Nasional 2019 yang berlangsung di Jakarta Timur, Sabtu (9/11/2019). 

    Mereka pun mendapat sambutan meriah dari warga. Sebagai bentuk rasa syukur, seluruh tim pemain, dan ofisial menggelar di Sekretariat Satria Lorenz FA, RT 01/RW 04 Desa Krakal Kecamatan Alian Kabupaten Kebumen. Syukuran juga diikuti tokoh masyarakat dan orang tua pemain.

    Manajer sekaligus pendiri Akademi Futsal Satria Lorenz Kebumen, Edi Sutrisno mengatakan, kegiatan kemarin sebagai ungkapan rasa syukur atas prestasi yang mereka raih pada kejuaraan Grand Champion AAFI Nasional 2019 di lapangan futsal Tifosy Sport Center Jakarta.

    Edi Sutrisno mengatakan, pertandingan Grand Champion AAFI Nasional 2019 diikuti sebanyak 24 peserta dari seluruh tim futsal se Indonesia yang dibagi 8 grup. Dari pembagian itu masing - masing grup ada 3 tim yang dipertandingkan. Hingga tim Satria Lorenz berhasil memenangkan grup usai mengakahkan tim Mayasari asal Bogor dan tim asal Jakarta.

    "Alhamdulilah pada awal kami menjadi juara tim, dan di lanjutkan ke babak ke 16 dengan sistim gugur dan tim kami dapat melampaui dan menjadi juara grup" katanya.

    Sayangnya, sejumlah pemain mengalami cedera dan 1 pemain terakumulasi kartu kuning. Sementara saat itu Tim Satria Lorenz hanya membawa 18 pemain U 16 dan 14 pemain harus mengikuti di setiap turnamen. "Di 16 besar kami sempat menang dengan tim Bandung berkat adu pinalti 6-0. Namun berlanajut ke 4 besar kami harus kebobolan karena pemain kami yang cedera, akhirnya kami harus menerima kekelahan karena faktor keterbatan pemain kami harus kalah dengan tim My Futsal Jakarta," kata Edi. 

    Hasil akhir, Satria Lorenz meraih juara 4 dan membawa pulang piala Fair Play. "Ini adalah sebuah prestasi yang membanggakan. Selain sebagai Juara 4, Tim  Satria Lorenz FA juga mendapat penghargaan sebagai Tim Paling Fair Play," imbuhnya sembari mengatakan para pemain untuk terus berlatih agar dapat meningkatkan prestasi dimasa mendatang.

    Kepala Desa Krakal Agus Parwidi, menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya atas prestasi yang dicapai yang dapat membawa nama harum Desa Krakal sebagai domisili Tim Satria Lorenz FA, dan membawa nama baik Kabupaten Kebumen tentunya.

    "Mudah-mudahan dapat membangkitkan semangat perfutsalan di Kabupaten Kebumen di masa mendatang. Beliau juga mohon maaf karena sampai sat ini pemerintah desa belum dapat memfasilitasi keberadaan Tim Futsal Satria Lorenz," katanya didampingi tokoh masyarakat setempat Hargo Yohanes.

    Sementara itu, terpisah pelatih Stria Lorenz, Annas Fathurrohman, mengatakan ia mewakili seluruh anggota pelatih dan pemain memohon kepada para pemain agar jangan perasa puas dengan hasil tersebut, tetapi mengajak untuk terus meningkatkan latihannya agar di waktu mendatang lebih berprestasi lagi.  "Jangan puas sampai disini, kami akanterus berlatih dan evaluasi, semoga prestasi ini bisa menjadi pijakan semanagt tim kami dan tim futsal kebumen lainnya," pungkasnya.

    Acara Tasyakuran diakhiri dengan penyerahan Tropy kejuaraan oleh Adam Fauzan sebagai kapten Tim dan Piala Fair Play oleh Panca Satria kepada Akademi Futsal Satria Lorenz. Kemudian dilanjutkan dengan doa bersama dan pemotongan tumpeng. (fur)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top