BPJS

BPJS
  • Berita Terkini

    HONDA SUPRA GTR

    Jumat, 13 September 2019

    Penyebab Warna Merah Air Sungai Lukulo Terungkap

    Saefur Rohman / Kebumen Ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Berubahnya warna air Sungai Lukulo menjadi merah, mendapatkan perhatian dari Pemkab Kebumen. Sejumlah petugas UPT Laboratorium Lingkungan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Disperkim LH) Kebumen, diterjunkan, Rabu (11/9/2019).

    Mereka mengecek kondisi air di Desa Seling Kecamatan Karangsambung untuk memastikan penyebab warna merah sungai tersebut.

    Kepala UPT Laboratorium Lingkungan, Yanuari Kristina, mengatakan, efek merah yang timbul di aliran sungai Lukulo berasal dari tumbuhan Azola Microphylla (Azola Merah).


    Tanaman yang tumbuh mengambang di atas permukaan air tersebut,  sebetulnya tidak memiliki berbahaya. Bahkan dapat dimanfaatkan untuk pakan ternak. Namun, jika dibiarkan dalam waktu lama, populasinya bisa meledak dan bisa mempengaruhi biota air di dekat lokasi.

    "Kalau jumlahnya banyak bisa menpengaruhi kadar oksigen di dalam air," ungkap Yanuari Kristina.

    Yanuari, menjelaskan, tanaman Azolla Microphylla bisa tumbuh rapat dan mencegah sinar matahari untuk masuk ke dalam air. Sehingga, kandungan oksigen dalam air dapat menurun. "Kondisi tersebut dapat mempengaruhi pertumbuhan biota air di sekitar lokasi, jika oksigen menurun biasanya ikan bisa mati," jelasnya.

    Usai dilakukan pengambilan sample dan penelitian pihaknya akan memberikan rekomendasi kepada warga, Pemdes dan pemerintah untuk dilakukan pengerukan tanaman azolla itu. Masyarakat sekitar lokasi dapat melakukan pengerukan tanaman air.

    "Bisa dimanfaatkan untuk pakan ternak, seperti bebek, mentok atau ayam dengan dicampur bekatul," ungkapnya.

    Sebelumnya, fenomena air sungai Lukulo menjadi merah, menjadi perbincangan warga Desa Seling Kecamatan Karangsambung. Ini setelah air sungai di tempat tersebut berubah warna. Sudah begitu, perubahan warna tersebut terjadi cukup luas, sekitar 500 meter persegi. (fur)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top