• Berita Terkini

    Rabu, 14 Agustus 2019

    Usai Dilantik, DPRD Diminta segera Bekerja

    Saefur Rohman / Kebumen Ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz, berharap Alat Kelengkapan DPRD (AKD) masa keanggota 2019-2024 segera terbentuk. Sehingga kinerja pemerintah daerah tidak terganggu.

    "Sesuai dengan amanat dari Gubernur Jawa Tengah yang saya bacakan tadi, anggota DPRD harus gaspol," kata Yazid Mahfudz ditemui awak media usai pengambilan sumpah dan janji 49 Anggota DPRD Kabupaten Kebumen terpilih  periode 2019-2024 di ruang rapat paripurna gedung DPRD Kebumen, Selasa (13/8/2019).

    Pengucapan sumpah dan janji tersebut dipimpin oleh Ketua Pengadilan Negeri Kebumen Sapto Supriyono.  Hadir pada acara tersebut Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz, Wakil Bupati H Arif Sugiyanto SH, Kapolres Kebumen AKBP Robertho Pardede, Dandim 0709 Letkol Zamril Philiang. Serta sejumlah pejabatan dijajaran Pemkab Kebumen. Seharusnya yang mengikuti pelantikan 50 orang, namun satu orang ditunda karena sedang menunaikan ibadah haji. Yakni Miftahul Ulum dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

    Bupati Yazid meminta, para wakil rakyat segera menjalankan tugas. Apalagi ada dua agenda penting sudah menunggu. Yakni terkait Perubahan APBD 2019 dan RAPBD tahun anggaran 2020. Pihaknya, berharap awal Oktober seluruh AKD sudah terbentuk.   Mulai dari Pimpinan Definitif, Fraksi, Komisi dan alat kelengkapan lainnya," ungkapnya.

    Sementara itu, dalam sambutan yang dibacakan Bupati Kebumen, Gubernur Ganjar Pranowo meminta kepada anggota legislatif untuk bisa mendukung program pemerintah provinsi.

    Khususnya soal penurunan angka kemiskinan. Kendati bergerak kearah yang semakin baik, angka kemiskinan di Jawa Tengah masih berada pada urutan ke-2 terbanyak se-Indonesia sebanyak 3.867.420 jiwa. Dan, ada 14 kabupaten kota di Jawa Tengah yang masih berada pada zona merah kemiskinan.
    "Kami berharap lembaga legislatif Kabupaten/Kota untuk bisa mendukung program kami ini melalui berbagai rumusan kebijakan daerah. Saya juga titip untuk membuat program, yang ramah investasi dan pengembangan pariwisata. Kedua sektor tersebut jika digarap dengan baik akan signifikan mengurangi angka kemiskinan Jateng," kata Ganjar.

    DPRD Kabupaten Kebumen periode 2019-2024 ini didominasi oleh wajah baru. Sebab, dari 50 anggota saat ini hanya 15 orang yang kembali terpilih.  Adapun 15 Anggota petahana yang tetap bertahan yakni Fitria Handini dan Sarimun (PDIP). Kemudian, Qoriah Dwi Puspa (Nasdem), Miftahul Ulum dan Nur Hariyadi (PKB), Yuniarti Widayaningsih dan Restu Gunawan (Golkar).

    Selanjutnya, Ermi Kristanti (PKS), Rifai Yuniantoro (Demokrat), Gito Prasetyo, Bagus Setiyawan dan Kurniawan (PAN). Agus Hamim (PPP), Agung Prabowo dan Sri Susilowati (Gerindra).

    Sementara itu, komposisi perolehan kursi di DPRD Kebumen pada periode lima tahun ke depan, masih didominasi oleh PDIP. Bahkan perolehannya meningkat dibandingkan Pemilu 2014 lalu. PDIP meraup 12 kursi DPRD atau bertambah tiga kursi dari Pemilu 2014 lalu. Peringkat kedua ditempati PKB dengan 9 kursi, atau bertambah tiga kursi.

    Gerindra memperoleh 7 kursi, Golkar 6 kursi, PPP 4 kursi, Nasdem 4 kursi. Selanjutnya PAN hanya 3 kursi, padahal pada Pemilu 2014 lalu mampu memperoleh 7 kursi. Disusul, Demokrat yang memperoleh 3 kursi, dan PKS 2 kursi.

    Berdasarkan jenis kelamin, Anggota DPRD Kebumen lima tahun ke depan didominasi oleh laki-laki. Yaitu sebanyak 39 orang atau 78 persen, sedangkan anggota perempuan sebanyak 11 orang atau 22 persen.(fur)


    Berita Terbaru :


    Scroll to Top