BPJS

BPJS

Job Fair 2019

  • Berita Terkini

    HONDA CBR 150

    Kamis, 22 Agustus 2019

    Baru Diluncurkan, beginilah Pakaian Adat Kebumen

    fotosaefur/ekspres
    KEBUMEN(kebumeneskpres.com) - Puncak peringatan Hari Jadi Kebumen ke-390, yang berlangsung Rabu (21/8/2019), kemarin berlangsung meriah. Sejumlah kegiatan menyemarakkan peringatan hari istimewa bagi Kota Beriman tersebut.

    Salah satunya, dilaunchingnya pakaian adat Kebumen dalam upacara peringatan Hari Jadi Kebumen yang digelar Rabu pagi. Saat itu, pakaian adat Kebumen ini diluncurkan Bupati KH Yazid Mahfudz. Seperti apa sebenarnya Baju Adat Kebumen itu?

    Pakaian Adat Khas Kebumen untuk busana pria merupakan baju Surjan lengan panjang dengan krah berdiri. Bahan baju lurik motif kecil warna coklat tanah kehijauan. Kancing baju bungkus sesuai warna tiga buah kait di krah, dua di dada. Untuk celana, panjang komprang warna hitam.  Ikat pinggang sabuk kopel, penutup kepala meretan berbentuk segitiga. Untuk alas kaki berupa sepatu pantofel hitam, kaos kaki hitam atau sandal bendolan.

    Adapun pakaian Adat Khas Kebumen perempuan Baju Kebaya Kartini  legan panjang warna coklt kehijauan. Stagen warna hitam. Kain Batik Kebumen  motif jagatan latar belakang putih dengan wiron Mataraman. Bahan kain katun. Alas kaki sepatu pantofel hitam atau sadal selop terbuka. Rambut sanggul Jogja. Bagi yang berhijab warna krudung krem.


    Bupati Yazid menyampaikan filosofis berbusana adalah ngejeni diri sendiri, ngajeni marang liyan, ngajini marang gusti (menutup aurat). Banyak daerah di Indonesia (Jawa Tengah) telah memiliki budaya adar sebagai simbol dari kebudayaan masing-masing.

    Gencarnya program pemerintah dalam melestarikan budaya daerah perlu direspon oleh pemerintah daerah. “Kebumen juga telah membakukan salah satu jenis busana adat yakni busana pengantin. Akan lebih lengkap kiranya apabila Kebumen juga memiliki busana adat lainnya,” katanya.


    Tak hanya itu, pakaian adat juga diharapkan dapat memberdayakan UKM Kebumen yakni UKM Batik. Selain itu juga mendorong dinas terkait menghidupkan kembali kerajinan lurik di Kebumen yang kini hampir punah, salah satunya di Desa Kemangguan Alian yang hingga saat ini masih dijumpai UKM yang memproduksi  batik lurik dengan alat yang sederhana.

    Kabag Humas Setda Kebumen Drs Budhi Suwanto MSi menyampaikan,  Penggunaan Pakaian Adat Khas Kebumen diatur dalam Peraturan Bupati Kebumen Nomor 35 tahun 2017 tentang Pakaian Adat Khas Kebumen. (mam/cah)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top