BPJS

BPJS
  • Berita Terkini

    HONDA CRF

    Minggu, 28 Juli 2019

    Warga Selokerto Belajar Budidaya Tanaman Azolla

    saefur Rohman / Kebumen Ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Warga Desa Selokerto Kecamatan Sempor, Minggu (28/7/2019), diajak belajar membudidayakan tanaman Azolla. Para peserta pun antusias mengikuti kegiatan yang digelar para mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jendral Soedirman (Unsoed) tersebut

    Pada kesempatan itu, warga diberi materi tata cara membudidaya azolla, mulai dari pertama negembangkan dalam kolam hingga cara proses memanen. Para mahasiswa mempraktekannya langsung di depan warga dengan media kolam buatan.

    Koordinator KKN Unsoed Desa Selokerto, Waheti Aulia Sarasih, mengatakan pelatihan budidaya tanaman Azolla merupakan salah satu program mereka di wilayah tersebut. Tanaman Azolla sendiri merupakan tanaman jenis rumput kecil yang biasa hidup di air, baik sawah, danau dan rawa. Jenis tanaman ini bisa menjadi alternatif untuk pakan itik, dan ternak jenis unggas.

    "Tanaman Azolla ini sangat cepat tumbuh dan berkembang banyak, asalkan budidayanya dengan teknik dan cara yang benar," ungkap mahasiswa semester 6 jurusan Kelautan itu.

    Untuk membudidayakan Azolla sangatlah mudah. Hanya butuh sebuah kolam yang diisi air setinggi 30 - 40 cm. Lalu dicampur dengan pupuk kandang sebanyak 2 hingga 3 kg. Dan tentu saja, bibit tanaman azolla.

    "Lokasi kolam harus cukup mendapat sinar matahari. Biasanya dalam waktu setengah bulan kolam sudah penuh azolla. Azolla bisa dipanen dalam 30 hari sekali," jelas Heti.

    Heti menambahkan, tanaman azolla ini sangat bagus untuk pakan bebek. Cukup disajikan bersama bekatul tanaman azolla sangat membantu pertumbuhan bebek agar proses bertelurnya menjadi lancar. Selain bagus untuk proses  bertelur tamanam azolla juga bagus untuk pakan ikan.
    "Pertama untuk memberi makan  unggas bisa dilatih dulu selama 2 sampai 3 hari. Nanti akan terbiasa," kata mahasiswi yang juga mantan finalis duta wisata Kebumen 2017 lalu itu.

    Waheti berharap adanya program kerja yang dilakukan pada KKN tersebut kedepan bisa diaplikasikan oleh warga masyarakat untuk menjadi nilai ekonomis."Semoga kedepan bisa terus dikembangkan," pungkasnya. (fur)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top