BPJS

BPJS
  • Berita Terkini

    HONDA SUPRA GTR

    Senin, 08 Juli 2019

    Tahun Ajaran Baru, Pengusaha Konveksi Banjir Pesanan

    imam/ekspres
    KEBUMEN(kebumenekspres.com) - Menjelang tahun ajaran baru tahun 2019, ini penjualan seragam di Pasar Tumenggungan Kebumen sepi pembeli. Ini berbanding terbalik dengan usaha konveksi yang justru dibanjiri order seragam. Bagi konveksi menjelang tahun ajaran baru ini justru merupakan berkah tersendiri.

    Pesanan pembuatan seragam sekolah cukup banyak. Ini baik pesanan secara perseorangan maupun instansi sekolah. Selain itu ada pula pesanan dari para penjual seragam. Kondisi ini tentu mendatangkan keuntungan tersendiri bagi para pengusaha.

    Salah satu pengusaha konveksi yang menikmati keberkahan tahun ajaran baru yakni Konveksi Nasir Amrul yang beralamat di RT 2 RW 1Desa Jatisari Kecamatan Kebumen. Adanya tahun ajaran ini meningkatkan order yang cukup signifikan yakni 30 hingga 40 persen. Ini bila dibandingkan dengan kondisi biasanya.

    Pemilik konveksi Mahrup menyampaikan selain menerima pesanan produksi seragam juga untuk dipasarkan di toko-toko. Dengan demikian konveksi melayani pesanan perseorangan dan pesanan kolektif. “Produksi seragam untuk dipasarkan di toko-toko. Selain itu kami juga menerima pesanan jahitan," tuturnya, Minggu (7/7/2019).

    Kewalahan menerima pesanan menjelang tahun ajaran baru, tampaknya sudah menjadi tradisi. Bagaimana tidak, pada ajaran baru ini produksi seragamnya dapat mencapai 10 kodi perhari. Demi tercapainya target tepat waktu itu, Mahrup pun harus menambah jumlah karyawan.  “Biasanya hanya 7 penjahit, kalau sekarang menambah 5 orang. Meski jumlah karyawan ditambah, kadang juga masih lembur," jelasnya.

    Menolak hidup Mahrup sendiri mempunyai prinsip pantang menolak rejeki. Untuk itu selama pesanan masih dapat diselesaikan dengan baik, pihaknya akan selalu menerimanya. Jikalau pihaknya merasa tidak mampu dengan order yang akan diterima, Mahrup tidak segan-segan mengajak penjahit lain untuk bekerjasama."Kalau rezeki jangan ditolak, berapapun pesanan akan saya terima. Jika kelebihan order, akan dilaksanakan kerjasama dengan penjahit," tegasnya.

    Setelah sekian lama menekuni dunia konveksi membuat Mahrup bertambah pengalaman. Untuk itu sebanyak apapun permintaan seragam tidak lantas membuat pasokan bahan mengalami kekurangan.  Segala sesuatunya tentunya telah direncanakan dengan matang jauh-jauh hari. “Untuk satu stel baju seragam sekolah, dibandrol dengan  harga mulai Rp 80 hingga Rp 120 ribu. Ini tentunya sesuai dengan ukuran,” ucapnya. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top