• Berita Terkini

    HONDA BEAT

    Kamis, 11 Juli 2019

    Pedagang Roti ini Gratiskan Pembeli yang Hafal 1 Juz Al Quran

    IMAM/EKPSRES
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)-Hal unik ternyata dapat dijumpai dalam proses jual beli. Ini salah satunya dilakukan oleh  penjual rotibakar Nauval milik Sefri Nursodik (34). Warga Dukuh Kuwarisan Kelurahan Panjer memberikan roti gratis kepada pembeli jika Hafal 1 Juz Al Quran. Pembeli yang hafal dapat memilih roti sesuai selera.

    Bapak dari satu anak ini memberi kebebasan memilih kepada pembeli yang hafal. Selain itu pembeli dapat  menikmati roti bakar di lapak ataupun membungkusnya untuk dibawa pulang. Voucher roti bakar hafalan minimal 1 juz Alquran itu berlaku setiap hari, kecuali Hari Senin.

    "Setiap hari Senin malam Selasa saya libur. Tidak jualan, karena ada acara rutinan mujahadah di Majlis Djalinus, Jogosimo, Klirong. Selain hari itu, lapak roti bakar tetap buka seperti biasa," ujar Nursodik disela-sela kesibukannya melayani para pembeli, Selasa (9/7) malam.

    Bang Sodik, sapaan akrabnya menyampaikan untuk para pembeli yang hafal minimal 1 juz Alquran dipersilahkan untuk melantunkannya sampai selesai. Dirinya atau teman yang mewakilinya akan menyimak hafalan Al Quran itu.

    “Jika waktunya tidak memungkinkan untuk membaca 1 juz penuh, maka kita akan mengujinya dangan membacakan satu ataupun dua ayat Alquran aja sebagai permulaan juz yang hendak dilantunkan. Setelah itu, kemudian, pembeli dipersilahkan untuk meneruskan ayat tersebut hingga kemudian dirasa cukup,” jelasnya.

    Bang Sodiq menyampaikan kegiatan ini diinisiasi olehnya untuk mensuport generasi muda. Khususnya anak-anak agar lebih giat lagi dalam belajar Alquran. Vocher tersebut diinisiasi juga sebagai salah satu bentuk penghormatan dan penghargaanya terhadap Alquran dan para penghafalnya. “Yang dapat saya berikan baru sekedar roti bakar. Selain itu belum mampu. Minta doanya, semoga dikemudian hari saya dapat memberikan sesuatu yang lebih berharga kepada para penghafal Alquran,” pintanya.

    Pihaknya menilai kini banyak generasi muda di Kebumen, khususnya anak-anak yang malas-malasan belajar Alquran. Bahkan terkadang sampai lupa ataupun tidak minat untuk membacanya. Hal itu menjadi keprihatinan tersendiri bagi dirinya. Sehingga pihaknya merasa terdorong untuk mensuport generasi muda yang masih mau belajar dan menghafalkan Alquran melalui roti bakar.

    Bang Sodik mengaku berjualan roti bakar sejak lima tahun yang lalu. Awalnya pihaknya ikut bersama majikannya berjualan dan membuat roti bakar selama beberapa tahun lamanya. Setelah mendapatkan modal dan pengalaman yang cukup, kini dirinya mulai memproduksi roti bakar sendiri.

    Tak hanya itu, berkat kerja kerasnya, Bang Sodiq kini juga mampu memasok roti produksinya itu ke sejumlah pedagang roti bakar di wilayah Kebumen dan sekitarnya. Untuk menumbuhkan nalar enterpreneur di kalangan generasi muda, pihaknya menyatakan siap mengajari siapa saja yang ingin bekerja dengan berjualan roti bakar.

    “Bagi generasi muda yang belum punya pekerjaan, jangan utamakan gengsi. Kalau mau dan berminat mendingan ikut jualan roti bakar saja. Hasilnya cukup lumayan kok daripada nganggur ndak jelas. Itung-itung belajar, mengasah mental dan nalar usaha. Siapa tau kelak jadi pengusaha muda yang sukses,” ucapnya. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top