• Berita Terkini

    HONDA BEAT

    Selasa, 09 Juli 2019

    Geliatkan Sepak Bola sejak Dini, IM Kebumen Gelar Turnamen Antar SSB

    fotoistimewa
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Sebanyak 14 tim mengikuti turnamen sepak bola usia dini Kelompok Umur (KU) 12 yang digelar di Stadion Chandradimuka, Minggu (7/7/2019). Kegiatan yang dihelat Sekolah Sepak Bola Indonesia Muda  (SSB IM) Kebumen dalam rangka pembinaan pemain muda itupun berjalan semarak .

    Para peserta berasal dari Sekolah Sepak Bola (SSB) di Kabupaten Kebumen. Mereka masing-masing, IM Kebumen sebagai tuan rumah, IM Kutowinangun, Benthal Jemur, Junior Tanjungsari, Perseka Karanganyar, Putra Mandiri Poncowarno, Tunas Muda Klirong, Alamsari Klirong, GSS Pejagoan. Juga SSB Biotas Mirit, Fajar Muda Petanahan,Lukulo Pejagoan dan Young Boys.

    Setiap peserta berupaya menampilkan kemampuan terbaik. Hingga kemudian, SSB Biotas Mirit tampil sebagai jawara pertama diikuti Fajar Muda Petanahan sebagai runner up. Lalu juara 3 bersama SSB Lukulo Pejagoan dan Young Boys.

    Koordinator kegiatan yang juga pelatih IM Kebumen, Cahyo Mardiyanto, mengatakan, kegiatan kemarin dalam rangka menggeliatkan persepakbolaan Kebumen, khususnya di usia dini.  Cahyo berharap, kegiatan ini akan melahirkan para atlet sepak bola yang mengharumkan nama Kebumen di masa mendatang.

    "Ini juga agar SSB di Kebumen dapat selalu eksis dalam pembinaan para pemain muda," ujar Cahyo yang juga pernah menangani Persak Kebumen senior tersebut.

    IM Kebumen, selama ini dikenal sangat komitmen melakukan pembinaan sepak bola di Kota Beriman. Klub yang terbentuk atas inisiatif Sutejo dan Muhajir dkk itu berdiri secara resmi pada tahun 1989. Saat itu, IM Kebumen dilantik bersama-sama SSB seJawa tengah di Purwokerto oleh Menteri Olah Raga Akbar Tanjung.

    Cahyo Mardiyanto menjadi salah satu saksi perjuangan dan kiprah IM. Pada usia 12 tahun, Cahyo  sempat mencicipi kerasnya liga antar SSB se Jawa Tengah. Pada tahun 1990, Cahyo dkk berhasil menjadi SSB terbaik ketiga di Jateng. Mereka hanya kalah dari SSB Fortuna Sukoharjo.

    Sejauh ini, IM masih terus konsisten melakukan pembinaan para pemain muda. Klub ini menjadi kawah candradimukanya para atlet sepak bola di Kebumen. IM, juga malang melintang di kancah sepak bola Kebumen di divisi utama bersaing ketat dengan klub-klub lain semacam Alam sari Klirong, Perseka Karanganyar dan PLN.

    Selepas ditinggal almarhum Sutejo, IM ditangani Muhajir yang saat itu bersama M Dahsyat. Dan kini, Cahyo Mardiyanto meneruskan eksistensi IM Kebumen.  Sampai sekarang, SSB IM tetap eksis dan menjadi tolak ukur SSB lain di Kebumen.

    Tak hanya sepak bola, IM Kebumen kini merambah futsal. Sejumlah tropi berhasil mereka raih. Bahkan, salah satu pemain IM Kebumen, Alif Nurohman sempat mengikuti seleksi Timnas Futsal U-20. Alif, kini membela tim Jateng tuk PON cabang futsal.(cah)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top