BPJS

BPJS
  • Berita Terkini

    HONDA VARIO DUO

    Senin, 29 Juli 2019

    Dalang Cilik Prama-Rafi Siap Meriahkan HUT Kebumen

    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Dalang Cilik Pramariza Fadhlansyah (14) dan Rafi Ramadan (12) dipastikan ambil bagian dalam kemeriahan peringatan HUT Kebumen ke-390, Agustus mendatang. Prama-Rafi bakal manggung di alun-alun Kebumen, 20 Agustus 2019. Prama-Rafi bakal berkolaborasi dengan Dalang Kondang Ki Anom Suroto dari Solo.

    Dua dalang cilik yang dikenal dengan julukan "Raja Koprol" tersebut mengaku tak melakukan persiapan khusus. Hanya, latihan rutin mereka lakukan. Di saat yang sama, juga terus melakukan safari menghibur warga masyarakat.

    Seperti yang terlihat pada Sabtu malam (27/7/2019) kemarin. Dua dalang cilik kelahiran Jakarta itu menghibur warga masyarakat Desa/Kecamatan Nusawungu Kabupaten Cilacap. Pementasan ini masih dalam rangka program Pengabdian masyarakat (abdimas) Universitas Indraprasta (Unindra) PGRI Jakarta. Mereka mementaskan lakon "Gathutkaca Lair" atau Lahirnya Gatotkaca.

    Ditemui sebelum mentas, Rafi Ramadan mengatakan menikmati kesibukannya mendalang. Meski kadang lelah dirasakan karena harus manggung setiap bulan, Rafi mengaku senang. Dia pun antusias saat disinggung soal bakal manggung di Kebumen bareng Ki Anom Suroto. "Siap. Saya senang," kata Rafi dan Prama yang putra pasangan suami istri Ambar Tri Hapsari dan Aswin Fitriansyah tersebut.


    Rektor Unindra Jakarta, Prof Dr H Sumaryoto, menyampaikan, pihaknya memang menggelar program Abdimas hampir sebulan sekali. Itu semua dilakukan atas permintaan masyarakat. Di Kabupaten Cilacap kemarin, dalam rangka memenuhi permintaan Pemdes Nusawungu yang tengah menggelar tasyakuran pelantikan Kepala Desa.

    Dalam hal ini, Unindra menyumbang pagelaran komplet kepada pihak yang membutuhkan. Begitupun nantinya di Kabupaten Kebumen. "Kami selalu berusaha memenuhi permintaan masyarakat. Abdimas ini juga sebagai upaya melestarikan kesenian wayang kulit yang sudah diakui Unesco. Kehadiran Prama-Raffi yang merupakan dalang otodidak dan kelahiran Jakarta diharapkan membuat generasi muda mencintai wayang," ujar Prof Sumaryoto, akademisi kelahiran Desa Banyumudal Kecamatan Buayan Kebumen tersebut.

    Sementara itu, Kepala Desa Nusawungu Rahmat mengatakan pagelaran wayang kulit kemarin dalam rangka tasyakuran pelantikan dirinya sebagai Kades Nusawungu. Menjad Kades sudah kali ketiga baginya, meski sebelumnya di lain desa.

    Rahmat mengaku sangat berterimakasih kepada Prof Sumaryoto dan Unindra. Ia berharap, kerja sama itu bakal terus berlanjut di masa mendatang. (cah)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top