BPJS

BPJS
  • Berita Terkini

    HONDA SUPRA GTR

    Kamis, 13 Juni 2019

    Wayang Kulit Semarakkan Silaturahmi Warga Jladri

    KEBUMEN (kebumenekspres.com)-Keluarga Besar Paguyuban Perantauan Desa Jladri Buayan yang tergabung dalam Komunitas Pemuda Kidul (Kompak) dan Karya Cipta Mandiri menggelar pagelaran wayang kulit semalam suntuk. Ini dilaksanakan dalam rangka silaturahmi dan halal bihalal dengan masyarakat Jladri, Selasa (11/6) malam.

    Pegelaran wayang kulit dilaksanakan dengan mengundang Dalang Ki Eko Suwaryo. Wayang yang mengusung lakon Petruk Dadi Ratu tersebut, juga mengudang bintang tamu pelawak kondang Doyok dan Ciblek. Selain dapat memetik hikmah pelajaran dari wayang, penonton juga sangat terhibur dengan kekocakan Doyok dan Ciblek dalam membawakan lawakannya. Acara dihadiri pula oleh Muspika Buayan dan beberapa kepala desa di sekitar Jladri.

    Ketua Kompak Sarno melalui Ketua Panitia Slamet Riyadi menyampaikan komunitas Kompak dan Karya Cipta Mandiri beranggotakan  warga Jladri yang merantau di Cimanggis dan Kota Depok. Kendati demikian terdapat pula anggota yang berasal dari daerah lain. Kendati demikian jumlahnya anggota dari luar daerah hanya sedikit. “Untuk Karya Cipta Mandiri dibentuk pada tahun 2000. Kemudian pada tahun 2011 dibentuk Kompak. Keduanya sama-sama aktif,” tuturnya.

    Selama ini, lanjut Slamet, baik Karya Cipta Mandiri maupun Kompak telah banyak melaksanakan kegiatan sosial. Bahkan setiap tahun selalu melaksanakan santunan kepada 120 anak yatim. Bukan itu selama saja selama ini Keluarga Besar Paguyuban Perantauan Desa Jladri juga telah banyak membantu pembangunan mushola. “Dalam waktu dekat juga akan kembali membantu pembangunan mushola,” katanya.

    Ketua Karya Cipta Mandiri Jarkoni menyampaikan selain telah banyak melaksanakan kegiatan sosial, kali ini paguyuban ingin menghibur masyarakat Jladri. Kegiatan tersebut murni dari para perantauan sehingga tidak ada kaitannya dengan politik. “Kini sedang dilaksanakan pilkades. Namun kegiatan ini tidak ada kaitannya sama sekali dengan politik. Melainkan murni dari para perantau,” ungkapnya.

    Kepedulian paguyuban perantau kepada kampung halamannya diharapkan dapat menjadi contoh bagi perantauan lainnya. Hal ini tentunya akan berdampak positif untuk Kabupaten Kebumen. Para perantau Desa Jladri selalu kompak dan rutin melaksanakan pertemuan. “Dalam acara halal bi halal ini kami juga meminta maaf yang setulus-tulusnya kepada masyarakat,” katanya.

    Plt Kades Jladri Mujiono dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Paguyuban Kompak dan Karya Cipta Mandiri. Sumbangsih untuk Desa Jladri akan terus dinantikan. Pihaknya juga berharap kegiatan tersebut tidak hanya dilaksanakan sekali, melainkan dapat rutin. “Untuk masyarakat diharapkan selalu menjaga kodusifitas terlebih menjelang pemilihan kepala desa,” ucapnya. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top